Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Ekonomi

Celios Tuding Akuisisi Saham BYAN oleh Haji Isam Picu Ancaman Downgrade MSCI

Hendrawan
Hendrawan
Sabtu, 17 Oktober 2026 · 11:201 menit baca
Celios Tuding Akuisisi Saham BYAN oleh Haji Isam Picu Ancaman Downgrade MSCI
Celios tuding akuisisi saham BYAN Rp26,1 triliun oleh Haji Isam minim transparansi hingga memicu ancaman penurunan status bursa saham RI oleh MSCI. (Dok. Lambe Saham)

Kritik keras diarahkan Center of Economic and Law Studies (Celios) terhadap manuver bisnis Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam dalam transaksi akuisisi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) senilai Rp26,1 triliun. Pembelian saham skala jumbo tersebut dituding sebagai salah satu pemicu utama ancaman penurunan status pasar modal Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Kritik tajam mengenai minimnya keterbukaan dalam aksi korporasi tersebut dilontarkan langsung oleh Direktur Celios, Bhima Yudhistira. Transaksi bernilai puluhan triliun rupiah oleh entitas bisnis milik konglomerat asal Kalimantan Selatan tersebut dinilai berjalan tanpa transparansi memadai serta mengesampingkan perlindungan terhadap hak-hak investor publik maupun pemegang saham minoritas.

Ketidakberdayaan regulator dalam menjatuhkan sanksi tegas terhadap transaksi kontroversial tersebut turut disorot oleh Bhima sebagai cerminan kompromi penegakan hukum di pasar modal.

Kritik Celios terhadap dominasi transaksi figur pengusaha tersebut sejalan dengan kegelisahan publik yang ramai diperbincangkan di media sosial X.

Bank Mandiri Klarifikasi Kredit Jumbo ke Grup Jhonlin Milik Haji Isam
Baca Juga

Bank Mandiri Klarifikasi Kredit Jumbo ke Grup Jhonlin Milik Haji Isam

“Ojk ga mungkin berani sama haji isam,” tulis akun @TxtdariHI, Sabtu, (17/10/2026).

Kekhawatiran publik atas rekam jejak ekspansi bisnis yang kini dinilai merambah dan mengguncang stabilitas pasar keuangan ditegaskan oleh akun @astrodiaal.

“Udah ngerusak hutan eh sekarang ngerusak market?” tulis akun @astrodiaal, Sabtu, (17/10/2026).

Ancaman hengkangnya pemodal global akibat praktik transaksi yang dinilai mengabaikan aturan main investasi internasional turut dibeberkan oleh akun @njar_brahma.

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,565 Juta per Gram
Baca Juga

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,565 Juta per Gram

“lu pikir semua bisa diintervensi seenak udel sendiri? kalo emang niat diembargo, berdikari, gak usah gabung ekonomi dunia ya gapapa. Tapi benerin dulu program yang buang-buang duit. ngatur duit aja asal ngaco. mana mau investor ke negara ngaco,” tulis akun @njar_brahma, Sabtu, (17/10/2026).

Benturan antara evaluasi tata kelola Celios dan manuver transaksi emiten batu bara milik Haji Isam ini mempertegas alasan MSCI yang sejak 27 Januari 2026 telah menahan penilaian bursa Indonesia akibat keraguan terhadap transparansi kepemilikan saham riil.

(Hendrawan)