Pelaksanaan pasar murah dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak tidak hanya membantu warga mendapatkan komoditas pangan murah, tetapi juga difungsikan untuk menyerap langsung hasil produksi petani dan pembudidaya lokal.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan bahwa komoditas yang dijual tidak terbatas pada paket sembako, melainkan mencakup hasil tani segar seperti sayur-mayur hingga hasil perikanan berupa ikan lele dari UMKM setempat.
“Banyak petani yang sayur-mayurnya kita borong, kemudian ada UMKM pembudidaya ikan, termasuk lele, serta produk-produk makanan sehat lainnya,” ujar Edi saat meninjau pelaksanaan pasar murah di Kantor Camat Pontianak Selatan, Selasa (20/10/2026).
Edi menilai skema ini memberikan manfaat ganda, di mana konsumen memperoleh bahan pangan segar dengan harga terjangkau sementara petani dan UMKM lokal mendapat kepastian jaminan pasar.

