Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Pantau Pusdalops BPBD, Gubernur Ria Norsan Instruksikan Penanganan Karhutla Satu Komando

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Rabu, 2 September 2026 · 13:191 menit baca
Pantau Pusdalops BPBD, Gubernur Ria Norsan Instruksikan Penanganan Karhutla Satu Komando
Pantau Command Center BPBD, Gubernur Ria Norsan instruksikan penanganan karhutla Kalbar dijalankan satu komando serta minta aparat tindak tegas pelaku pembakaran. (Dok. Adpim Kalbar)

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk memperkuat koordinasi di bawah satu komando guna mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memantau Command Center Pusdalops BPBD Kalbar, Rabu, (2/9/2026).

Pemantauan langsung lewat data satelit tersebut mencakup sebaran titik panas, arah angin, serta kondisi cuaca di tengah kemarau panjang yang melanda wilayah Kalbar.

Langkah monitoring data riil sebagai basis pengambilan keputusan lapangan diungkapkan oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.

“Ini langkah cepat kita untuk mengetahui kondisi riil di lapangan,” ujar Ria Norsan, Rabu, (2/9/2026).

Karhutla Kalimantan: Ini Respons Kontroversial Para Gubernur dan Sorotan Rekam Jejaknya
Baca Juga

Karhutla Kalimantan: Ini Respons Kontroversial Para Gubernur dan Sorotan Rekam Jejaknya

Penyatuan komando operasi yang melibatkan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, hingga pemerintah kabupaten dan kota ditekankan secara tegas dalam arahannya.

“Saya minta koordinasi diperkuat. BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, dan pemerintah kabupaten/kota harus satu komando. Target kita padamkan api dan lindungi masyarakat,” tegasnya.

Larangan keras membuka lahan dengan metode pembakaran pada musim kemarau ekstrem disampaikan dalam imbauannya kepada warga.

“Saya imbau kepada seluruh masyarakat Kalbar, jangan ada lagi yang membakar lahan di kondisi cuaca kemarau saat ini. Kondisinya sangat kering dan rawan. Satu titik api kecil bisa jadi besar dan merugikan kita semua,” katanya.

Karhutla dan Kemarau Tekan Daya Beli Masyarakat, Harga Sayur dan Cabai Meroket di Pasar Flamboyan
Baca Juga

Karhutla dan Kemarau Tekan Daya Beli Masyarakat, Harga Sayur dan Cabai Meroket di Pasar Flamboyan

Ketegasan penegakan hukum oleh aparat kepolisian terhadap para pelaku pembakar lahan diserukan lebih lanjut dalam keterangannya demi mencegah krisis kesehatan pernapasan.

“Kalau ada yang terbukti membakar, proses hukum. Ini bukan soal mencari siapa salah, tapi menyelamatkan masyarakat dari asap dan ISPA,” pinta Norsan.

Usai memantau pergerakan titik api di Pusdalops BPBD, Gubernur bersama rombongan langsung meninjau proses pemadaman di titik rawan sekaligus menyalurkan bantuan logistik penunjang stamina bagi para petugas gabungan di lapangan.

(Tony)