Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

Jalan Sampit–Ujung Pandaran Hampir Rampung, Gubernur Kalteng Tegaskan Batas Muatan Kendaraan

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Senin, 12 Oktober 2026 · 11:211 menit baca
Jalan Sampit–Ujung Pandaran Hampir Rampung, Gubernur Kalteng Tegaskan Batas Muatan Kendaraan
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat meninjau ruas jalan Sampit–Ujung Pandaran. (Dok. Pemprov Kalteng)

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi ruas jalan provinsi Sampit–Samuda di Kecamatan Mentaya Hilir Utara serta ruas Samuda–Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (10/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran meminta pemerintah kabupaten agar memperketat pengawasan terhadap kendaraan yang melintas supaya mematuhi batas kapasitas muatan jalan.

“Kapasitas jalan ini hanya delapan ton. Kendaraan dengan muatan 20 hingga 25 ton tidak diperbolehkan melintas. Aturan akan ditegakkan untuk mencegah kerusakan jalan akibat kendaraan yang melebihi kapasitas,” tegas Gubernur.

Berdasarkan data rekapitulasi jalan provinsi tahun 2026, ruas Sampit–Samuda memiliki panjang 35,62 kilometer dan ruas Samuda–Ujung Pandaran sepanjang 49,48 kilometer.

Pemkot Palangka Raya Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla dan Kekeringan hingga 9 November 2026
Baca Juga

Pemkot Palangka Raya Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla dan Kekeringan hingga 9 November 2026

Dari total keseluruhan panjang 85,10 kilometer tersebut, sepanjang 84,53 kilometer atau 99,33 persen kini berada dalam kondisi mantap, sementara sisanya sepanjang 0,57 kilometer berada dalam kondisi tidak mantap dengan jenis perkerasan aspal atau Lapis Penetrasi Makadam (LAPEN).

Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati, menyampaikan apresiasi atas perbaikan infrastruktur jalan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Perbaikan jalan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” tutur Irawati.

Irawati menambahkan bahwa ruas jalan tersebut memiliki peranan yang sangat strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah, termasuk sebagai akses krusial menuju Pelabuhan Bagendang guna mendukung jalur pengangkutan barang dan memperkuat perekonomian daerah.

(Tony)