Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Lingkungan

Istana Garuda IKN Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Jumat, 16 Oktober 2026 · 12:362 menit baca
Istana Garuda IKN Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Kabut asap pekat karhutla selimuti KIPP IKN hingga kualitas udara masuk kategori tidak sehat, Otorita IKN imbau warga kenakan masker di luar ruangan. (Dok. Ist)

Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga memangkas jarak pandang visual bangunan ikonik dan menurunkan kualitas udara ke level tidak sehat, Jumat, (16/10/2026).

Penebalan kabut asap kiriman dari luar wilayah IKN tersebut berdampak langsung pada terhalangnya pemandangan Istana Garuda, Rusun ASN, hingga Masjid Negara dengan batas jarak pandang menurun hingga radius 5 kilometer.

Situasi kepekatan asap di kawasan ibu kota baru serta anjuran perlindungan pernapasan bagi warga dipaparkan oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam keterangannya yang dikutip Kamis, (15/10/2026).

“Paling terasa di pagi hari. Jadi memang kita imbau masyarakat menggunakan masker,” kata Basuki Hadimuljono, Kamis, (15/10/2026).

Progres Tol Sepinggan Paket 1B Tembus 34,5 Persen
Baca Juga

Progres Tol Sepinggan Paket 1B Tembus 34,5 Persen

Penurunan parameter lingkungan diukur melalui Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di kawasan Plaza Bhinneka KIPP yang menyentuh level tidak sehat dengan konsentrasi PM2.5 di angka 121 pada Kamis siang, bahkan sempat mencapai batas 150. Pemantauan berkala terhadap indikator polusi udara tersebut dipaparkan lebih lanjut dalam keterangannya.

“Bahkan sempat menyentuh di angka 150. Kita akan terus pantau menggunakan alat pemantau yang berada di kawasan taman Bhinneka Tunggal Ika,” kata Basuki Hadimuljono.

Langkah pemadaman titik api di wilayah delimitasi IKN dilakukan lewat kerja sama lintas instansi bersama Pangkalan Udara Dhomber dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan mengerahkan helikopter water bombing. Sinergi operasi pemadaman di area sekitar IKN ditegaskan oleh Basuki saat menjelaskan kendala teknis pembuatan hujan buatan.

“Kita terus mengupayakan proses pemadaman karhutla melalui kerja sama dengan Lanud Dhomber serta BMKG,” ucapnya.

Investigasi Penggusuran di IKN, Majelis Hakim Adat Periksa 12 Korban
Baca Juga

Investigasi Penggusuran di IKN, Majelis Hakim Adat Periksa 12 Korban

Kendala minimnya tutupan awan dalam proses Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) turut diuraikan dalam penjelasannya.

“OMC juga dilakukan untuk menghasilkan hujan yang dapat mendukung pemadaman api. Meskipun belum berjalan maksimal karena minimnya awan hujan di langit IKN,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, paparan pekatnya partikel asap karhutla di Kalimantan Timur dilaporkan merenggut nyawa seorang balita berusia 1 tahun di Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Samarinda, usai mengalami sesak napas akut pada Kamis, (15/10/2026). Kondisi kepulan asap yang memburuk di pemukiman warga sebelum korban dilarikan ke rumah sakit diungkapkan oleh kakek korban, Sarno.

“Kondisinya memburuk dengan cepat. Saat hendak dibawa untuk mendapatkan pertolongan medis, balita tersebut sudah mengalami sesak napas yang cukup parah,” papar Sarno.

Arah hembusan kabut tebal dari kebakaran lahan di kawasan sekitar tempat tinggal korban dibeberkan dalam keterangannya.

“Asapnya dari Balik Buaya ke sini, dari Betowas ke sini. Memang kadarnya tinggi sekali,” kata Sarno.

Otorita IKN Buka Masukan Publik Susun Tata Ruang Kawasan Penyangga
Baca Juga

Otorita IKN Buka Masukan Publik Susun Tata Ruang Kawasan Penyangga

Otorita IKN bersama pemerintah daerah di Kalimantan Timur terus berkoordinasi guna mengendalikan penyebaran titik api serta meminimalkan ancaman gangguan saluran pernapasan bagi masyarakat.

(Dayank Ana)