Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nusantara

Progres Tol Sepinggan Paket 1B Tembus 34,5 Persen

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Rabu, 14 Oktober 2026 · 10:131 menit baca
Progres Tol Sepinggan Paket 1B Tembus 34,5 Persen
Progres pembangunan Tol Sepinggan Paket 1B tembus 34,5 persen, WIKA targetkan akses cepat Bandara Sepinggan menuju IKN rampung Juli 2028. (Dok. WIKA)

Pengerjaan fisik proyek Jalan Tol Sepinggan Paket 1B yang menghubungkan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dengan Tol Balikpapan-Samarinda telah mencapai 34,5 persen, Selasa, (13/10/2026). Jalur bebas hambatan tersebut diproyeksikan rampung pada Juli 2028 guna memangkas durasi perjalanan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi 50 menit.

Proyek infrastruktur garapan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk tersebut mencakup pembuatan jalur utama sepanjang 3.266 meter, jembatan layang viaduct 1.545 meter, jalan simpang susun ramp sepanjang 8 kilometer, empat overpass 340 meter, serta jembatan struktur 87 meter.

Komitmen pemenuhan tenggat waktu dan mutu pekerjaan konstruksi diuraikan oleh Corporate Secretary PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Ngatemin, dalam keterangan resminya.

“Kami terus mengoptimalkan pelaksanaan di lapangan agar proyek ini dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ngatemin, Selasa, (13/10/2026).

Otorita IKN Buka Masukan Publik Susun Tata Ruang Kawasan Penyangga
Baca Juga

Otorita IKN Buka Masukan Publik Susun Tata Ruang Kawasan Penyangga

Penyelesaian konstruksi saat ini telah menuntaskan 5 dari total 15 segmen pengerjaan lapangan. Realisasi fisik overpass pertama telah menyentuh 97,6 persen, disusul Ramp 3 dan 4 sebesar 97,1 persen, serta Ramp 1 dan 2 mencapai 94,9 persen.

Metode konstruksi jembatan tanpa perancah bawah atau shoring-less diterapkan oleh tim teknis guna menjaga arus lalu lintas di Tol Balikpapan–Samarinda tetap lancar tanpa gangguan penutupan jalur.

Sistem penyiraman beton otomatis berbasis Internet of Things (IoT) turut difungsikan untuk menjaga stabilitas kelembapan semen cor serta mencegah timbulnya keretakan struktur jalan layang.

(Rudi)