Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Peristiwa

Lalu Lintas Sempat Tersendat, Gerai Laundry Seven Wash di Sepakat II Terbakar

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Jumat, 16 Oktober 2026 · 23:181 menit baca
Lalu Lintas Sempat Tersendat, Gerai Laundry Seven Wash di Sepakat II Terbakar
Gerai Seven Wash di Jalan Sepakat II Pontianak terbakar pada Jumat malam hingga picu kemacetan parah, api berhasil disekat sebelum membakar seluruh ruko. (Dok. Dayank/Nusantara Post)

Kebakaran melanda tempat usaha pencucian pakaian Seven Wash di Jalan Sepakat II, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat malam, (16/10/2026). Peristiwa yang diperkirakan muncul sekitar pukul 21.30 WIB tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar dan menyebabkan antrean kendaraan mengular di sepanjang jalan.

Kepadatan lalu lintas di kawasan permukiman dan indekos mahasiswa tersebut sempat tersendat total akibat sempitnya badan jalan yang dipadati armada tangki pemadam serta bentangan selang suplai air. Arus kendaraan kian tersendat menyusul ramainya warga dan pengendara yang melambat di sekitar lokasi kejadian.

Urai Kemacetan, Pemprov Kalbar Perpanjang Uji Coba Duplikasi Jembatan Kapuas I
Baca Juga

Urai Kemacetan, Pemprov Kalbar Perpanjang Uji Coba Duplikasi Jembatan Kapuas I

Sejumlah unit armada pemadam kebakaran swasta Kota Pontianak dikerahkan ke lokasi untuk melokalisasi titik api sehingga amukan api berhasil disekat sebelum menghanguskan keseluruhan bangunan. Pemanfaatan pasokan air dari parit di sepanjang koridor Jalan Sepakat II difokuskan oleh petugas relawan hingga kobaran api berhasil dipadamkan total.

Pemeriksaan instalasi kabel listrik di area ruko langsung dilakukan oleh pihak teknisi saat proses pembasahan tuntas guna mendeteksi potensi hubungan arus pendek. Penyelidikan mengenai sumber awal kemunculan api masih dilakukan oleh pihak berwenang, sementara kepulan aroma hangus serta genangan air sisa pemadaman masih membekas di lantai bangunan saat arus kendaraan mulai terurai perlahan.

(Dayank Ana Sebalu)