Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Budaya

Hari Jadi ke-255 Pontianak Digelar Sederhana, Pemkot Fokuskan Partisipasi Warga

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 8 Oktober 2026 · 15:491 menit baca
Hari Jadi ke-255 Pontianak Digelar Sederhana, Pemkot Fokuskan Partisipasi Warga
Pemkot Pontianak pastikan Hari Jadi ke-255 pada 23 Oktober digelar sederhana akibat kabut asap; Edi Rusdi Kamtono ajak warga pasang umbul-umbul dan jaga kebersihan. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak memutuskan menggelar rangkaian peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak pada 23 Oktober mendatang secara sederhana dengan menitikberatkan pada partisipasi langsung masyarakat, Kamis, (8/10/2026).

Penyesuaian konsep perayaan tersebut dilakukan menyusul kondisi lingkungan daerah yang sebelumnya sempat terdampak bencana kabut asap hingga memaksa sejumlah agenda kegiatan mengalami penjadwalan ulang.

Arah kebijakan penyelenggaraan hari lahir kota tersebut dipaparkan langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, di Kantor Wali Kota Pontianak. Konsep peringatan berbasis kebersamaan warga diuraikan dalam keterangannya.

“Yang penting kita tetap menyelenggarakannya. Kegiatannya sederhana dan sifatnya menunjang peringatan hari jadi,” ujarnya, Kamis, (8/10/2026).

Tertibkan Utilitas Semrawut, Pemkot Pontianak Rapikan Jaringan Kabel Ruang Publik
Baca Juga

Tertibkan Utilitas Semrawut, Pemkot Pontianak Rapikan Jaringan Kabel Ruang Publik

Masyarakat, pelaku usaha, instansi perkantoran swasta maupun pemerintah, serta lembaga pendidikan diimbau menyemarakkan suasana perayaan dengan menjaga kebersihan lingkungan serta memasang umbul-umbul sesuai surat edaran resmi. Kearifan lokal dalam menghias ruang publik dijabarkan dalam penjelasannya.

“Seperti kebiasaan kita, ciri khasnya adalah memperindah lingkungan, menjaga kebersihan dan keindahan, serta memasang umbul-umbul,” katanya.

Dekorasi atribut khas hari jadi dinilai bukan sekadar ornamen perayaan visual, melainkan lambang penguatan kohesi sosial di tingkat akar rumput. Nilai gotong royong warga ditegaskan dalam pemaparannya.

“Ini juga menjadi simbol bahwa Kota Pontianak sedang berulang tahun. Kita ingin kearifan lokal, gotong royong, persaudaraan, semangat, rasa empati dan toleransi terus kita bangkitkan,” tutur Edi Rusdi Kamtono.

Sambut HUT ke-255, Pemkot Pontianak Hapus Sanksi dan Beri Diskon PBB-P2 50 Persen
Baca Juga

Sambut HUT ke-255, Pemkot Pontianak Hapus Sanksi dan Beri Diskon PBB-P2 50 Persen

Keterlibatan aktif seluruh elemen publik diharapkan mampu menjaga identitas kultural dan kebanggaan bersama atas perjalanan sejarah kota. Pentingnya kebersamaan komunitas dirumuskan sebagai penutup pernyataannya.

“Semangat merayakan usia kota dapat tumbuh dari lingkungan sekitar dan partisipasi masyarakat dalam menjaga identitas serta kebanggaan terhadap Kota Pontianak,” tutup Edi Rusdi Kamtono.

(Hendrawan)