Bank Indonesia memperkuat fondasi kelembagaan di Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui penyiapan Kawasan Perkantoran Bank Indonesia (KOPERBI) guna menjaga stabilitas moneter, makroprudensial, dan keandalan sistem pembayaran.
Pembangunan fasilitas bank sentral di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) tersebut berdiri di atas alokasi lahan seluas 7,03 hektare. Kompleks perkantoran ini dirancang memadukan konsep iconic and futuristic, smart and green building, serta diselaraskan dengan visi kota cerdas ramah lingkungan (smart forest city).
Secara arsitektural, desain kompleks gedung mengangkat figur Garuda sebagai simbol kedaulatan negara sekaligus representasi peran bank sentral dalam mengawal stabilitas makroekonomi nasional. Fasilitas pendukung operasional yang disiapkan di dalamnya mencakup ruang rapat terpadu, auditorium, hingga pusat data guna mendukung efektivitas kerja otoritas moneter di pusat pemerintahan baru.
Selain kompleks fisik perkantoran, peran strategis koordinasi kelembagaan diwujudkan melalui kehadiran Sekretariat Bersama Bank Indonesia di IKN. Fungsi dan mandat satuan tugas penghubung tersebut dijelaskan oleh Kepala Divisi Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, Renold Asri, pada Jumat (2/10/2026).
