Proyek pembangunan kapal pesiar replika Titanic II kembali digulirkan oleh miliarder asal Australia, Clive Palmer, melalui perusahaannya Blue Star Line, dengan mematok target pelayaran perdana pada 2027 mendatang. Rencana pembuatan kapal yang terinspirasi dari tragedi pelayaran Samudra Atlantik 1912 tersebut dirancang mengusung kemiripan visual dan interior dengan pendahulunya, namun sepenuhnya ditopang sistem navigasi maritim dan standar keselamatan abad ke-21.
Gagasan pembuatan replika kapal legendaris ini pertama kali diumumkan pada 2012 dan sempat diluncurkan ulang pada 2018 sebelum terhenti akibat kendala teknis serta pandemi global. Berdasarkan lini masa terbaru, tahapan konstruksi fisik dijadwalkan mulai berjalan pada kuartal pertama 2025, sementara pelayaran rute bersejarah Southampton menuju New York diproyeksikan berlangsung pada 2027.
Meski demikian, tenggat waktu operasional tersebut masih berstatus proyeksi kerja mengingat tahapan tender pemilihan galangan kapal pembangun, skema pendanaan, hingga pemenuhan sertifikasi kelaikan laut internasional masih dalam proses penyelesaian.
Secara dimensi teknis, Titanic II dirancang memiliki panjang sekitar 269 meter dan lebar 32,2 meter. Struktur badan kapal terbagi dalam sembilan dek yang memuat 835 kabin dengan daya tampung mencapai 2.345 penumpang serta mengadopsi sistem pembagian kelas kabin klasik sebagaimana kapal orisinalnya.

