Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Kualitas Udara Membaik, Pemkot Pontianak Siapkan Sekolah Tatap Muka Kembali

Hendrawan
Hendrawan
Sabtu, 15 Agustus 2026 · 15:401 menit baca
Kualitas Udara Membaik, Pemkot Pontianak Siapkan Sekolah Tatap Muka Kembali
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyampaikan aktivitas belajar tatap muka di sekolah siap kembali normal jika kondisi udara perkotaan terus membaik. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak berencana mengembalikan aktivitas belajar mengajar di sekolah ke skema tatap muka normal seiring membaiknya kondisi cuaca dan kualitas udara di wilayah perkotaan.

Peluang pemulihan agenda pendidikan tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, saat menghadiri agenda jalan sehat bersama warga di Kecamatan Pontianak Utara, Sabtu, (15/8/2026).

Harapan atas pemulihan mutu udara melalui guyuran hujan di wilayah perkotaan dipaparkan di hadapan masyarakat yang hadir.

“Kita berdoa bersama. Mudah-mudahan Allah menurunkan hujan, sehingga cuaca yang buruk ini bisa menjadi sehat kembali,” ujar Bahasan.

Imbas Kemarau Panjang, Pemkot Pontianak Siapkan Sumber Air Baku Baru dan Operasikan Lima Pompa
Baca Juga

Imbas Kemarau Panjang, Pemkot Pontianak Siapkan Sumber Air Baku Baru dan Operasikan Lima Pompa

Jika parameter kualitas udara terus menunjukkan tren positif, siswa sekolah di seluruh jenjang dijadwalkan kembali beraktivitas di ruang kelas, termasuk menggelar upacara bendera serentak pada awal pekan.

Rencana pengaktifan kembali proses belajar tatap muka tersebut dipertegas dalam kesempatan yang sama.

“Anak sekolah insya Allah mulai masuk kembali. Mudah-mudahan tidak ada halangan dan cuaca semakin baik,” kata Bahasan.

Sempat Viral, Jalur Disabilitas Permanen di Kantor Terpadu Sutoyo Pontianak Mulai Dipasang
Baca Juga

Sempat Viral, Jalur Disabilitas Permanen di Kantor Terpadu Sutoyo Pontianak Mulai Dipasang

Selain menyoroti pemulihan aktivitas sekolah, warga Pontianak Utara diajak memperkuat komitmen menjaga sanitasi dan kesehatan lingkungan permukiman guna mencegah ancaman penyakit.

Pentingnya peran kolektif masyarakat dalam memelihara kebersihan lingkungan keluarga kembali digarisbawahi oleh pimpinan daerah.

“Yang penting kita tetap semangat, jaga kebersihan, jaga keluarga, dan bersama-sama menjaga lingkungan kita,” pungkas Bahasan.

(Hendrawan)