Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Sempat Ditutup Dua Bulan, Kawasan Car Free Day Pontianak Kembali Dibuka

Memei
Memei
Minggu, 4 Oktober 2026 · 10:192 menit baca
Sempat Ditutup Dua Bulan, Kawasan Car Free Day Pontianak Kembali Dibuka
Kawasan Car Free Day di Pontianak kembali dibuka usai ditutup dua bulan akibat kabut asap; Wali Kota Edi Kamtono sebut kualitas udara kian membaik dan UMKM bergeliat. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak kembali membuka kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) setelah hampir dua bulan ditutup akibat penurunan kualitas udara, Minggu, (4/10/2026). Ribuan warga tampak memadati ruas jalan ruang publik tersebut sejak pagi hari untuk berolahraga, berekreasi bersama keluarga, hingga berburu aneka kuliner.

Kegembiraan warga atas dibukanya kembali area publik diungkapkan oleh salah seorang pengunjung, Ridwan (35), yang datang bersama anak dan istrinya. Kerinduan beraktivitas di ruang terbuka dipaparkan dalam ceritanya.

“Alhamdulilah ini jadi bisa turun lagi. Bawa keluarga sekalian sarapan,” ceritanya.

Taklukkan Saigon Lewat Adu Penalti, Tanjung Hulu Juara Bahasan Cup II
Baca Juga

Taklukkan Saigon Lewat Adu Penalti, Tanjung Hulu Juara Bahasan Cup II

Pembukaan kembali ruang publik ini turut dipantau langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, yang menyambut positif tingginya partisipasi masyarakat. Tingginya animo masyarakat luar ruang diutarakan dalam keterangannya.

“Hari ini sudah mulai dibuka kembali. Kita lihat masyarakat sangat antusias,” ujarnya.

Fungsi ruang publik dinilai tidak sebatas sarana olahraga dan rekreasi keluarga, melainkan menjadi stimulus penggerak roda ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Peran ganda area bebas kendaraan dijabarkan dalam penjelasannya.

Tinjau Gotong Royong Pelabuhan Rakyat, Wawako Bahasan Minta Jembatan Rusak Segera Diperbaiki
Baca Juga

Tinjau Gotong Royong Pelabuhan Rakyat, Wawako Bahasan Minta Jembatan Rusak Segera Diperbaiki

“Kawasan Car Free Day ini menjadi sarana olahraga, keluarga, dan juga kuliner UMKM. Sekarang semuanya mulai aktif lagi,” katanya.

Kebijakan pembukaan kembali CFD diambil menyusul indikator kualitas udara di Kota Pontianak yang kian membaik setelah sempat tercemar kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Harapan terhadap stabilitas kondisi lingkungan diuraikan dalam sambutannya.

“Tentunya kita berharap kondisi udara terus membaik dan tetap baik, sehingga setiap minggu kawasan Car Free Day bisa terus ramai dikunjungi masyarakat,” ujarnya.

Evaluasi berkala tetap diberlakukan oleh pemerintah kota guna memastikan parameter kualitas udara aman bagi kesehatan masyarakat selama beraktivitas di luar ruangan. Kesehatan publik sebagai tolok ukur utama ditekankan dalam pernyataannya.

“Kita tetap melihat perkembangan kualitas udara. Itu menjadi salah satu faktor penting,” jelasnya.

Aktivitas luar ruang yang berangsur pulih diharapkan mampu mengembalikan geliat ekonomi pedagang kecil yang sempat merugi selama penutupan kawasan berlangsung. Pemulihan sektor ekonomi dan aktivitas warga ditegaskan sebagai penutup arahannya.

Hadiri Tabligh Akbar Bersama UAS, Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Jaga Lingkungan
Baca Juga

Hadiri Tabligh Akbar Bersama UAS, Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Jaga Lingkungan

“Semoga kualitas udara kita terus membaik sehingga kegiatan ekonomi, olahraga dan lainnya bisa berjalan normal,” tutupnya.

(Memei)