Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Wujudkan Kampung Yuka Berkelanjutan, GAHARU Dorong Kolaborasi Pemkot dan Warga

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Rabu, 21 Oktober 2026 · 10:441 menit baca
Wujudkan Kampung Yuka Berkelanjutan, GAHARU Dorong Kolaborasi Pemkot dan Warga
GAHARU menggandeng Pemkot Pontianak dan masyarakat sipil untuk mewujudkan Kampung Yuka Sungai Beliung menjadi kawasan mandiri, sehat, dan berkelanjutan. (Dok. Prokopim Pontianak)

Gerakan Pembaharu (GAHARU) Pontianak menggalang penguatan kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Kota Pontianak, organisasi masyarakat sipil, dan warga guna merealisasikan kawasan Kampung Yuka, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat, sebagai wilayah yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan, Rabu, (21/10/2026). Rencana pengembangan kawasan perkotaan berbasis partisipasi masyarakat ini dibawa dalam agenda pertemuan bersama Wali Kota Pontianak, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Ashoka Indonesia, Center for Innovation Policy and Governance (CIPG), serta JustSystems di Pontive Center Pontianak.

Inisiatif kolaboratif yang terangkum dalam program kemitraan SAMA-SAMA tersebut dipaparkan oleh Koordinator GAHARU Pontianak, Octavia Shinta Aryani.

“Kita ingin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sipil dalam mendorong kebijakan serta pembangunan berkelanjutan melalui pertukaran perspektif dan pembelajaran bersama,” kata Octavia Shinta Aryani.

Sinergi program di Kampung Yuka melibatkan integrasi pada empat sektor strategis, mencakup tata kelola kelestarian lingkungan hidup, promosi kesehatan warga, penyediaan akses informasi dan komunikasi, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat setempat.

Warga Padati Lomba Mancing di Sungai Jawi Pontianak
Baca Juga

Warga Padati Lomba Mancing di Sungai Jawi Pontianak

Rangkaian forum kemitraan ini melibatkan OPD teknis Pemkot Pontianak, mulai dari Bapperida, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kominfo, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, serta aparatur Kecamatan Pontianak Barat dan Kelurahan Sungai Beliung. Dukungan akademisi dan lembaga non-pemerintah turut diperkuat melalui partisipasi Universitas Tanjungpura, Universitas Muhammadiyah Pontianak, Lazismu Kalbar, Eco Bhinneka Muhammadiyah, PPSW Borneo, PEGAS PEKKA, Yayasan Kolase, Akademi Ide Kalimantan, Akademi Anak Desa, Pena Borneo, dan Yayasan Webe.

Sebagai bagian dari tahapan evaluasi partisipatif, tim perwakilan Ashoka Indonesia dan CIPG dijadwalkan bertatap muka langsung dengan warga Kampung Yuka guna menyerap aspirasi dan pengalaman lapangan terkait implementasi kawasan yang sehat, bersih, dan sejahtera.

(Rudi)