Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Selatan

Atasi Karhutla di Kalsel, Kepala BNPB Minta Integrasi Data dan Perkuat Satgas Darat

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Kamis, 24 September 2026 · 11:211 menit baca
Atasi Karhutla di Kalsel, Kepala BNPB Minta Integrasi Data dan Perkuat Satgas Darat
Kepala BNPB Suharyanto dorong integrasi satu data dan perkuat tim satgas darat guna optimalkan penanganan karhutla di Kalimantan Selatan jelang musim hujan. (Dok. BNPB)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan melalui penyelarasan data lintas instansi serta penguatan personel tim darat, Kamis, (24/9/2026).

Langkah tersebut ditekankan menyusul ditemukannya selisih data pelaporan antarunsur di lapangan mengenai jumlah titik panas, luasan lahan terbakar, hingga kekuatan personel pemadam. Urgensi pelaporan satu pintu dan keterbukaan komunikasi lapangan disampaikan oleh Kepala BNPB, Suharyanto, dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla Kalimantan Selatan.

“Jangan sampai upaya yang luar biasa di bawah ini tidak tersampaikan. Setiap ada hal-hal yang kurang, kita langsung melaksanakan komunikasi,” ujar Suharyanto, Rabu, (23/9/2026).

Penyamaan data dinilai krusial agar penentuan prioritas dan mobilisasi armada pemadam di setiap kabupaten berjalan efektif serta tepat sasaran. Keterbatasan pemadaman berbasis udara turut disoroti dalam rapat koordinasi tersebut guna mengingatkan bahwa operasi helikopter pengebom air (water bombing) tidak dapat dijadikan tumpuan utama.

Kalimantan Selatan Catat 18 Kasus Super Flu, Terbanyak Bersama Jawa Timur
Baca Juga

Kalimantan Selatan Catat 18 Kasus Super Flu, Terbanyak Bersama Jawa Timur

Efektivitas pengerahan armada udara diuraikan lebih lanjut dalam penjelasannya.

“Berapa pun yang dikerahkan pasti hasilnya sedikit. Makanya ini sebetulnya digunakan hanya untuk tempat-tempat yang tidak bisa dijangkau oleh satgas darat, atau mungkin nanti bantuan atau kombinasi antara satgas darat dengan satgas udara,” jelas Suharyanto.

Saat ini operasi pemadaman di Kalimantan Selatan ditopang oleh enam unit helikopter water bombing yang dipadukan dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) serta pergerakan satgas darat.

Jebakan Ekonomi Batubara: Riset WALHI Kalsel dan Sosiologi ULM Ungkap Ketergantungan Ekstrem pada PLTU
Baca Juga

Jebakan Ekonomi Batubara: Riset WALHI Kalsel dan Sosiologi ULM Ungkap Ketergantungan Ekstrem pada PLTU

Guna memperkuat penyisiran titik api di medan gambut, penambahan regu darat didorong dengan komposisi sekitar 15 personel per tim yang memadukan unsur TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan sukarelawan lokal.

Berdasarkan rekapitulasi data BNPB per Selasa (22/9/2026), luas area penanganan karhutla di Kalimantan Selatan mencapai 125,31 hektare, dengan rincian 62,15 hektare telah berhasil dipadamkan dan 63,16 hektare sisanya masih dalam proses pemadaman intensif.

Kesiapsiagaan posko darat diinstruksikan terus dipertahankan mengingat ancaman kebakaran diprediksi masih berlangsung hingga awal musim hujan pada dasarian pertama November mendatang.

(Rudi)