Di tengah sorotan terhadap tingginya tantangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran secara resmi melantik sebanyak 234 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (12/10/2026).
Pelantikan yang mencakup 111 pejabat administrator dan 123 pejabat pengawas ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 100.3.3.1/268/2026.
Langkah mutasi dan pelantikan pejabat ini berlangsung beriringan dengan peringatan serius dari Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni. Saat melakukan peninjauan langsung penanganan karhutla di Kalimantan, Menhut Raja Antoni secara khusus mengingatkan bahwa Kalimantan Tengah masih menghadapi tantangan berat dengan catatan titik panas (hotspot) tertinggi di pulau Kalimantan.
Menhut menegaskan agar seluruh jajaran pemerintah tidak terlena dan terus memperkuat kerja sama serta kesiapsiagaan di lapangan.

