Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

Kalteng Darurat Karhutla Tertinggi di Kalimantan, Gubernur Agustiar Lantik 234 Pejabat Baru

Roska Putra
Roska Putra
Selasa, 13 Oktober 2026 · 18:442 menit baca
Kalteng Darurat Karhutla Tertinggi di Kalimantan, Gubernur Agustiar Lantik 234 Pejabat Baru
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran berfoto bersama usai melantik 234 pejabat administrator dan pengawas. (Dok. MMC Kalteng)

Di tengah sorotan terhadap tingginya tantangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran secara resmi melantik sebanyak 234 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (12/10/2026).

Pelantikan yang mencakup 111 pejabat administrator dan 123 pejabat pengawas ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 100.3.3.1/268/2026.

Langkah mutasi dan pelantikan pejabat ini berlangsung beriringan dengan peringatan serius dari Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni. Saat melakukan peninjauan langsung penanganan karhutla di Kalimantan, Menhut Raja Antoni secara khusus mengingatkan bahwa Kalimantan Tengah masih menghadapi tantangan berat dengan catatan titik panas (hotspot) tertinggi di pulau Kalimantan.

Menhut menegaskan agar seluruh jajaran pemerintah tidak terlena dan terus memperkuat kerja sama serta kesiapsiagaan di lapangan.

BNPB Perkuat Operasi Darat-Udara dan Geser Armada Helikopter Tangani Karhutla Kalteng
Baca Juga

BNPB Perkuat Operasi Darat-Udara dan Geser Armada Helikopter Tangani Karhutla Kalteng

“Dan per hari ini tercatat alhamdulillah Kalimantan Selatan angka hotspot-nya terbaik di Kalimantan. Kita masih punya tantangan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat, namun hal itu tidak membuat kita terlena,” ujar Menteri Kehutanan Raja Antoni.

Menanggapi berbagai kompleksitas tantangan di daerah termasuk mitigasi bencana lingkungan, kesehatan, hingga pelayanan publik Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa momentum pelantikan ini harus menjadi suntikan energi bagi birokrasi untuk bekerja lebih sigap.

Ia menuntut agar para pejabat yang baru dilantik tidak bekerja dengan pola-pola rutin dan standar, melainkan harus lebih responsif terhadap persoalan mendesak yang dihadapi masyarakat di lapangan.

“Jangan bekerja dengan pola kerja rutin dan standar, tetapi harus bekerja lebih cepat, lebih terukur, dan lebih responsif terhadap persoalan masyarakat,” tegas Agustiar.

Dampak Kabut Asap Karhutla, 3.734 Warga Kalteng Terserang ISPA
Baca Juga

Dampak Kabut Asap Karhutla, 3.734 Warga Kalteng Terserang ISPA

Gubernur juga mengingatkan bahwa tolok ukur keberhasilan seorang aparatur negara bukan terletak pada jabatan yang diemban, melainkan pada hasil nyata dan kontribusi langsung yang dirasakan oleh masyarakat.

“Keberhasilan seorang pejabat tidak diukur dari tingginya jabatan, tetapi dari kontribusi, kemampuan menyelesaikan persoalan, dan hasil kerja yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Pelantikan yang digelar di Palangka Raya ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden, para asisten dan staf ahli gubernur, serta kepala OPD di lingkungan Pemprov Kalteng.

(Roska)