Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Timur

Diskominfo Kaltim Perkuat Literasi Digital dan Jurnalisme Warga di Mahakam Ulu

Ajau Suwandi
Ajau Suwandi
Rabu, 21 Oktober 2026 · 10:351 menit baca
Diskominfo Kaltim Perkuat Literasi Digital dan Jurnalisme Warga di Mahakam Ulu
Peserta menyimak pemaparan materi literasi digital dan jurnalisme warga yang digelar Diskominfo Kaltim di Lamin Adat Uma Belua, Desa Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu. Foto: Dokumen Diskominfo Kaltim

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur memperkuat kecakapan literasi digital dan jurnalisme warga bagi masyarakat di wilayah pedalaman.

Upaya tersebut diwujudkan melalui hari kedua Pelatihan Terpadu Fotografi, Jurnalisme Warga, dan Optimalisasi Sistem Komunikasi Desa di Lamin Adat Uma Belua, Desa Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, Senin (19/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Enhancing Access to Benefits and Livelihoods through Enabling (ENABLEY) dalam kerangka Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund (FCPF-CF) Kaltim.

Program ini bertujuan mendorong keterlibatan aktif warga kampung dalam mendukung Program Penurunan Emisi (Emissions Reduction Program/ERP) dan Rencana Pembagian Manfaat (Benefit Sharing Plan/BSP).

Buka Akses Perbatasan, Pemkab Mahulu Kebut Pembangunan Bandara Ujoh Bilang
Baca Juga

Buka Akses Perbatasan, Pemkab Mahulu Kebut Pembangunan Bandara Ujoh Bilang

Penelaah Teknis Kebijakan Diskominfo Kaltim Dafa Ezra membekali peserta dengan materi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), edukasi antihoaks, serta keamanan data di ruang digital.

“Masyarakat diharapkan mampu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, menjaga keamanan data pribadi, serta menggunakan media digital secara bijak dan bertanggung jawab,” tutur Ezra.

Sementara itu, materi pengenalan jurnalisme warga disampaikan oleh Primayudha Amrullah guna melatih masyarakat mendokumentasikan potensi lokal, praktik baik keberlanjutan lingkungan, serta mengawal transparansi pelaksanaan program penurunan emisi karbon di daerahnya.

Pelatihan ini turut menggandeng narasumber dari Center for Social Forestry (CSF) Universitas Mulawarman (Unmul) guna meningkatkan kapasitas dokumentasi visual dan pengelolaan informasi desa secara inklusif.

(Ajau)