Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Smart & Green City

Dukung Digitalisasi Retribusi Pasar, Pemkot Pontianak dan Bank Kalbar Hadirkan SI PATUH PASAR

Roska Putra
Roska Putra
Selasa, 22 September 2026 · 23:321 menit baca
Dukung Digitalisasi Retribusi Pasar, Pemkot Pontianak dan Bank Kalbar Hadirkan SI PATUH PASAR
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan bersama jajaran Diskumdag, perwakilan Bank Kalbar, dan pedagang pasar pada sosialisasi SI PATUH PASAR. (Dok. HO/Nusantara Post)

Pemerintah Kota Pontianak memperkuat sinergi dengan Bank Kalbar dalam mengakselerasi digitalisasi transaksi daerah melalui pengenalan aplikasi SI PATUH PASAR (Sistem Integrasi Pendampingan, Penataan, dan Kepatuhan Retribusi Pasar) di Pontive Center, Selasa (22/9/2026).

Kehadiran aplikasi tersebut terhubung langsung dengan sistem pembayaran nontunai melalui Virtual Account Bank Kalbar, sehingga memudahkan pedagang pasar dalam membayar kewajiban retribusi sekaligus meningkatkan transparansi serta ketertiban administrasi penerimaan daerah.

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyampaikan bahwa integrasi sistem pembayaran digital bersama Bank Kalbar ini dirancang untuk menutup celah kebocoran maupun potensi kecurangan dalam pengumpulan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar.

“Ini memang sudah menjadi tuntutan aturan, dan Pemerintah Kota Pontianak juga memiliki target-target PAD dari pasar-pasar yang kita bina,” kata Bahasan.

Pemkot Pontianak Kenalkan SI PATUH PASAR, Inovasi Digital untuk Transparansi dan Kemudahan Retribusi Pedagang
Baca Juga

Pemkot Pontianak Kenalkan SI PATUH PASAR, Inovasi Digital untuk Transparansi dan Kemudahan Retribusi Pedagang

Ia menambahkan bahwa peningkatan kepatuhan pedagang juga akan diimbangi dengan pelayanan pasar yang lebih sigap dari pemerintah.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Ibrahim, menjelaskan bahwa transaksi retribusi pasar selama ini telah berjalan secara nontunai via Bank Kalbar.

Namun, kehadiran SI PATUH PASAR makin menyempurnakan pencatatan data transaksi agar terkoneksi secara akurat per petak usaha pedagang.

Melalui sistem terpadu yang didukung kanal perbankan Bank Kalbar ini, data pasar, nomor blok, status pedagang, hingga riwayat serta tagihan pembayaran terhimpun dalam satu dasbor terpusat. Hal tersebut memudahkan pimpinan daerah dalam memantau realisasi penerimaan retribusi secara real-time.

Bukan Cuma Tugas Pejabat, Wawako Pontianak Tekankan Pencegahan Korupsi Mulai dari Integritas Sehari-hari
Baca Juga

Bukan Cuma Tugas Pejabat, Wawako Pontianak Tekankan Pencegahan Korupsi Mulai dari Integritas Sehari-hari

Dengan tersedianya opsi Virtual Account Bank Kalbar pada SI PATUH PASAR, pedagang kini dapat mengecek tagihan dan mengunduh bukti pembayaran resmi secara mandiri tanpa harus bertatap muka langsung dengan petugas lapangan.

(roska)