Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Selatan

Dampak Karhutla di Kalsel, Warga Sebut Suasana Mirip Film Silent Hill

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Senin, 26 Oktober 2026 · 09:351 menit baca
Dampak Karhutla di Kalsel, Warga Sebut Suasana Mirip Film Silent Hill
Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan menyebabkan kabut asap pekat selama empat bulan, membuat suasana warga seperti di film Silent Hill. (Dok. Ist)

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan Selatan menyebabkan kabut asap pekat selama empat bulan terakhir. Kondisi tersebut dikeluhkan oleh warga setempat karena membuat suasana lingkungan sekitar menyerupai pemandangan dalam film Silent Hill.

Pengalaman hidup di tengah kepungan asap tebal di kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru, diungkapkan oleh seorang warga bernama Intan, Sabtu, (25/10/2026).

“Kemarin pernah kan sekali hujan, dikira sudah bakal hilang (asap). Malah kayak di film-film Silent Hill gitu,” ujar Intan.

Intan menjelaskan bahwa intensitas bau asap semakin pekat dirasakan pada waktu subuh hingga pagi hari setelah matahari terbenam.

Tangani Dampak Kekeringan dan Karhutla, 1,15 Juta Liter Air Bersih Disalurkan di Tabalong
Baca Juga

Tangani Dampak Kekeringan dan Karhutla, 1,15 Juta Liter Air Bersih Disalurkan di Tabalong

“Habis maghrib itu saja sudah turun asap, terus pagi, subuh itu sudah bau asap banget, pekat banget,” tutur dia.

Perbedaan antara situasi nyata di lapangan dengan informasi yang beredar di media sosial turut disoroti olehnya.

“Kadang orang-orang ngelihat di medsos kan katanya enggak terlalu parah. Cuma realitanya itu parah banget,” ujar dia.

Kendala krisis air bersih akibat kekeringan yang turut memperberat aktivitas harian di tengah kepungan asap disampaikan lebih lanjut oleh warga.

Atasi Bencana Karhutla Kalsel, TNI Kerahkan 4 Pesawat Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
Baca Juga

Atasi Bencana Karhutla Kalsel, TNI Kerahkan 4 Pesawat Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

“Surut, kering, makanya kemarin PDAM juga mati. Jadi untuk mandi susah, untuk minum apalagi, untuk masak,” tutur dia.

Dampak buruk paparan udara tidak sehat terhadap kesehatan keluarga diuraikan olehnya di akhir keterangan.

“Ibu sempat masuk rumah sakit karena ini juga, asap kan. Bapak lagi habis sakit ini, batuk dan pilek. Saya juga kemarin sempat enggak bisa bangun sekitar tiga harian,” tutur dia.

(Rudi)