Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menerima penyampaian aspirasi dari Dewan Pengurus Wilayah Serikat Petani Indonesia (DPW SPI) Kalimantan Barat dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional ke-66 di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (24/9/26).
Massa aksi SPI yang datang dari berbagai daerah seperti Kabupaten Melawi, Kapuas Hulu, dan Sintang menyampaikan sejumlah tuntutan mendesak terkait konflik agraria, kepastian hak masyarakat adat, tata kelola lahan, hingga evaluasi izin perusahaan yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat.
Aspirasi tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, bersama Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Hendra, serta Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Barat.
Wagub Krisantus Kurniawan menyampaikan bahwa Pemprov Kalbar sangat terbuka terhadap setiap aspirasi warga, khususnya mengenai sengketa pertanahan. Menurutnya, muara dari sebagian besar konflik agraria di daerah bersumber dari penyusunan tata ruang yang belum tertata dengan rapi.

