Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Jarak Pandang Kembali Aman, Operasional Penerbangan di Bandara Supadio Normal

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Sabtu, 5 September 2026 · 00:321 menit baca
Jarak Pandang Kembali Aman, Operasional Penerbangan di Bandara Supadio Normal
Operasional Bandara Internasional Supadio dipastikan aman dan normal setelah jarak pandang memenuhi standar keselamatan penerbangan 1.000–1.600 meter. (Dok. Polda Kalbar)

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio dipastikan tetap berjalan normal setelah jarak pandang visual dinyatakan memenuhi standar keamanan lepas landas maupun pendaratan pesawat, Jumat, (4/9/2026).

Pihak pengelola bandara terus memantau dinamika cuaca secara berkala bersama instansi terkait guna menjamin seluruh operasional armada udara terlindungi secara maksimal.

Kondisi kelayakan jalur penerbangan serta koordinasi lintas lembaga tersebut disampaikan oleh Airport Operation, Services and Security Division Head Bandara Internasional Supadio, Mohammad Arifin.

“Untuk kondisi saat ini, penerbangan aman untuk dilaksanakan. Pemantauan jarak pandang terus dilakukan dan kami berkoordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, maskapai, BNPB, serta Polres Kubu Raya,” ujarnya, Jumat, (4/9/2026).

Kabut Asap Pekat Batasi Jarak Pandang, Delapan Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan
Baca Juga

Kabut Asap Pekat Batasi Jarak Pandang, Delapan Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

Ambang batas jarak pandang aman yang direkomendasikan bagi operasional pesawat berada di rentang 1.000 hingga 1.600 meter, diselaraskan dengan standar keselamatan operasional masing-masing maskapai penerbangan.

Jam operasional Bandara Supadio tetap dibuka mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WIB, dengan tren penerbangan sepekan terakhir umumnya mulai aktif melayani penumpang sekitar pukul 12.00 WIB mengikuti perbaikan jarak pandang.

Sikap dukungan terhadap ketatnya standar operasional penerbangan disampaikan secara terpisah oleh Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono.

“Polda Kalbar mendukung setiap keputusan otoritas bandara yang telah melalui prosedur dan pertimbangan keselamatan. Yang terpenting, keselamatan penumpang, awak pesawat, dan seluruh pengguna jasa penerbangan tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Imbas Asap Kalsel, Dua Penerbangan di Bandara Sepinggan Tertunda
Baca Juga

Imbas Asap Kalsel, Dua Penerbangan di Bandara Sepinggan Tertunda

Sinergi antara aparat kepolisian dan otoritas bandara terus diperkuat di area terminal guna memastikan kelancaran alur keberangkatan maupun kedatangan penumpang selama periode fluktuasi cuaca di Kalimantan Barat.

(Rudi)