Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Bulu Tangkis

Langkah Richie Duta Terhenti di Perempat Final Indonesia Masters 2026

Hendrawan
Hendrawan
Sabtu, 5 September 2026 · 01:102 menit baca
Langkah Richie Duta Terhenti di Perempat Final Indonesia Masters 2026
Langkah pebulu tangkis tunggal putra Richie Duta Richardo terhenti di perempat final Indonesia Masters Super 100 2026 usai takluk tiga gim dari Shogo Ogawa. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Langkah pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Richie Duta Richardo, terhenti di babak perempat final POLYTRON Pontianak Indonesia Masters Super 100 2026 usai takluk dari wakil Jepang, Shogo Ogawa, pada Jumat (4/9/2026). Bertanding di Pontianak, Kalimantan Barat, Richie harus mengakui keunggulan lawan lewat pertarungan tiga match dengan skor akhir 21-8, 10-21, 16-21 akibat penurunan fokus serta konsistensi di poin-poin krusial.

Pertandingan diawali dengan dominasi penuh Richie pada match pertama berkat keunggulannya mengontrol alur permainan. Namun, Shogo Ogawa bangkit pada match kedua dengan mengubah pola serangan secara mendadak, membuat Richie berada dalam posisi tertekan hingga kesulitan mengimbangi ritme cepat lawan.

Memasuki match penentu, Richie mengakui ketangguhan lawan yang bermain jauh lebih disiplin dan minim kesalahan.

“Di match pertama saya lebih unggul karena lawan tidak siap bermain dengan tempo lambat. Di match kedua dia langsung mengubah cara main lalu saya tertinggal cukup jauh, saya sudah berusaha mencoba mengikuti temponya,” tutur Richie Duta Richardo pada konferensi pers usai laga.

Kendala Cedera Hentikan Chiara di Babak 16 Besar Pontianak Indonesia Masters
Baca Juga

Kendala Cedera Hentikan Chiara di Babak 16 Besar Pontianak Indonesia Masters

Pebulu tangkis muda Indonesia tersebut menambahkan bahwa kekalahan di match ketiga lebih dipicu oleh banyaknya kesalahan sendiri (unforced error) serta keteguhan fokus yang mulai goyah di lapangan, ketimbang faktor ketahanan fisik semata.

“Di match ketiga saya kalah konsisten. Dia lebih minim unforced error-nya, sebaliknya saya banyak mati sendiri. Kondisi pasti sudah menurun tapi tidak yang benar-benar mempengaruhi permainan, tadi lebih ke fokusnya yang kurang teguh,” ungkap Richie menjelaskan penyebab utama kegagalannya mengamankan tiket semifinal.

Secara keseluruhan, Richie mengevaluasi penampilannya sepanjang dua pekan beruntun di Pontianak sebagai proses pembelajaran yang berharga. Ia menilai program latihan yang dijalani sudah tereksekusi maksimal pada pekan pertama, meski persoalan konsistensi masih menjadi catatan besar yang harus dibenahi pada pekan kedua.

Taklukkan Rekan Senegara, Dejan dan Apri Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026
Baca Juga

Taklukkan Rekan Senegara, Dejan dan Apri Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026

“Untuk performa selama dua minggu ini, yang saya jalani cukup baik. Apa yang dilatih juga maksimal di minggu pertama tapi memang di minggu kedua masih kurang konsisten. Saya harus lebih konsisten lagi untuk ke depannya, untuk di Super 100 selanjutnya,” pungkas Richie menatap ajang mendatang.

Hasil ini menjadi bahan evaluasi krusial bagi Richie guna memperkokoh daya tahan mental dan ketajaman strategi saat menghadapi persaingan di level BWF Tour Super 100 berikutnya.

(Hendrawan)