Sekelompok mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) mengembangkan rancangan perangkat biomedis multiparameter berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama ATEROSTOP guna mendeteksi dini risiko penyakit aterosklerosis pada arteri karotis, Kamis, (3/9/2026).
Alat kesehatan portabel ini dirancang untuk membaca komplikasi kardiovaskular dan serebrovaskular lewat penggabungan sinyal akustik bruit pembuluh darah leher serta sinyal Photoplethysmography (PPG).
Arsitektur perangkat keras ATEROSTOP memanfaatkan mikrofon MEMS SPH0645LM4HB penangkap gelombang akustik serta sensor optik MAX30105 untuk ekstraksi data PPG, dengan modul Raspberry Pi 4 Model B sebagai pusat pemrosesan lokal (edge computing).
Pada sistem pengolahan data, model regresi logistik biner diaplikasikan untuk mengenali anomali bunyi bruit karotis, algoritma Gaussian Process Regression (GPR) digunakan untuk estimasi tekanan darah, serta arsitektur Multi Layer Perceptron (MLP) dipakai guna menaksir parameter kadar glukosa dan kolesterol darah.


