Kam, 13/08/26 · 06.23.26
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Internasional

HMI Medical Investasi RM400 Juta Bangun Rumah Sakit Baru di Kuching

Tony
Tony
Kamis, 13 Agustus 2026 · 12:332 menit baca
HMI Medical Investasi RM400 Juta Bangun Rumah Sakit Baru di Kuching
HMI Medical kucurkan investasi RM400 juta bangun Regency Specialist Hospital Kuching. Rumah sakit SMART berkapasitas 300 tempat tidur ini siap beroperasi 2029. (Dok. HO/TNP)

Grup layanan kesehatan regional HMI Medical menginvestasikan dana tahap awal lebih dari RM400 juta untuk membangun Regency Specialist Hospital Kuching yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2029, Kamis, (13/8/2026).

Pembangunan fasilitas medis berkapasitas 300 tempat tidur tersebut ditandai melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipimpin oleh Premier Sarawak Abang Johari Tun Openg di kawasan Northbank, Kuching.

Rumah sakit berkonsep SMART Tertiary Hospital ini dibangun dua tahap untuk merespons pertumbuhan wisatawan medis (healthcare travellers) yang berobat ke Sarawak, termasuk pasien asal Indonesia.

Integrasi teknologi canggih disiapkan meliputi pusat perawatan kanker, ruang operasi berbasis sistem digital, smart-wards, hingga unit perawatan intensif (ICU).

Dua Tahun Licin Beroperasi, Bandar Narkoba Jaringan Malaysia Digulung Bersama Gunungan Uang Rp3,8 Miliar
Baca Juga

Dua Tahun Licin Beroperasi, Bandar Narkoba Jaringan Malaysia Digulung Bersama Gunungan Uang Rp3,8 Miliar

Peningkatan dinamika ekonomi serta kompleksitas kebutuhan tindakan spesialis di wilayah Sarawak menjadi latar belakang utama penambahan kapasitas fasilitas kesehatan tersier tersebut.

“Seiring kebutuhan kebutuhan kesehatan yang semakin kompleks, Sarawak membutuhkan kapasitas yang lebih besar dan kemampuan spesialis yang lebih kuat. Regency Specialist Hospital Kuching merupakan respons HMI Medical terhadap pertumbuhan tersebut, dengan memperluas akses terhadap layanan kesehatan berkualitas dan mendukung kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang,” kata CEO HMI Medical Group Chin Wei Jia, Kamis, (13/8/2026).

Peningkatan jumlah pasien internasional tercatat melaju signifikan dalam beberapa tahun terakhir di Sarawak.

Data publik mencatat kunjungan wisatawan medis ke Sarawak naik dari 64.393 pasien pada 2023, menjadi 76.796 pasien pada 2024, hingga menembus angka lebih dari 104.000 pasien pada 2025.

AI Bisa Prediksi Risiko Amputasi Kaki Penderita Diabetes 3-5 Tahun Sebelumnya, Ini Cara Kerjanya
Baca Juga

AI Bisa Prediksi Risiko Amputasi Kaki Penderita Diabetes 3-5 Tahun Sebelumnya, Ini Cara Kerjanya

Kemudahan aksesibilitas bagi warga negara Indonesia yang hendak berobat ditopang melalui keberadaan 12 kantor perwakilan (representative offices) HMI Medical di berbagai wilayah Indonesia.

Pengembangan proyek prasarana medis ini diproyeksikan menyerap lebih dari 1.000 tenaga kerja lokal di bidang medis, keperawatan, hingga operasional manajemen.

“Dengan bekerja sama dengan institusi pendidikan dan organisasi kesehatan, kami membangun pipeline tenaga profesional terampil untuk membentuk generasi layanan kesehatan berikutnya di Sarawak,” kata CEO HMI Malaysia Stanley Lam.

Guna mencetak sumber daya manusia berstandar global, HMI Medical mengalokasikan dana khusus senilai RM50 juta selama lima tahun melalui HMI Malaysia Healthcare Workforce 2030 Fund.

Pengembangan ekosistem kesehatan regional ini disiapkan untuk memperkuat posisi Kuching dan Sarawak sebagai salah satu pusat rujukan medis di kawasan Asia Tenggara.

(Tony)