Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Pasar Murah Jadi Instrumen Pemkot Pontianak Jaga Daya Beli Warga

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Senin, 26 Oktober 2026 · 10:121 menit baca
Pasar Murah Jadi Instrumen Pemkot Pontianak Jaga Daya Beli Warga
Pemkot Pontianak menggelar operasi pasar murah di sejumlah kecamatan guna menekan inflasi, mengendalikan harga bahan pokok, dan menjaga daya beli. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak terus menggerakkan operasi pasar murah di berbagai wilayah kecamatan sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menopang daya beli masyarakat, khususnya kelompok keluarga menengah ke bawah. Setelah menyasar kawasan Pontianak Tenggara, Selatan, dan Kota, pelaksanaan pasar murah berlangsung di Kantor Camat Pontianak Barat pada Senin, (26/10/2026), dilanjutkan di Pontianak Utara pada Selasa (27/10/2026), serta Pontianak Timur pada Rabu (28/10/2026).

Tingginya antusiasme warga serta urgensi intervensi harga bahan pangan pokok disuarakan oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, saat meninjau pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah antusias masyarakat cukup luar biasa. Pasar murah ini memang kita hadirkan untuk membantu meringankan masyarakat, terutama keluarga menengah ke bawah,” ujar Bahasan.

Pemprov Kalbar Apresiasi Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-255 Kota Pontianak
Baca Juga

Pemprov Kalbar Apresiasi Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-255 Kota Pontianak

Dinamika kenaikan harga sejumlah komoditas yang dipicu oleh faktor cuaca, fenomena El Nino, kabut asap, hingga potensi hambatan rantai distribusi dijabarkan lebih lanjut olehnya.

“Beberapa komoditas mengalami kenaikan. Karena itu kita harus siaga, bagaimana menekan harga-harga bahan pokok yang ada di Kota Pontianak,” katanya.

Antisipasi terhadap potensi gejolak distribusi dan keterbatasan pasokan bahan bakar menjelang bulan November yang berisiko menaikkan biaya logistik turut dipaparkan oleh Bahasan. Selain pasar murah, langkah penanganan juga didukung melalui penyaluran beras cadangan pangan daerah.

“Selain pasar murah, ada juga bantuan beras cadangan pangan,” jelasnya.

Harga Emas di Pegadaian Stabil pada Perdagangan Senin 26 Oktober 2026
Baca Juga

Harga Emas di Pegadaian Stabil pada Perdagangan Senin 26 Oktober 2026

Skema intervensi pemerintah daerah tersebut diperkuat pula oleh penyaluran program bantuan pangan dari pemerintah pusat yang menjangkau puluhan ribu keluarga penerima manfaat.

“Ada juga program pemerintah pusat, bantuan beras masing-masing 10 kilogram,” katanya.

Keseimbangan antara penekanan tingkat inflasi daerah dan kepastian keterjangkauan harga bagi konsumen ditekankan oleh Bahasan sebelum menutup keterangannya.

“Yang kita jaga bukan hanya inflasi secara angka, tetapi bagaimana masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Kalau pasokan terjaga dan distribusi lancar, harga juga lebih mudah kita kendalikan. Ini yang akan terus kita lakukan,” pungkasnya.

(Rudi)