Sel, 21/07/26 · 10.54.59
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Selatan

Kalsel Utus Dua Pelajar ke Paskibraka Nasional dan Siapkan Diklat 44 Peserta Provinsi

Tony
Tony
Selasa, 21 Juli 2026 · 08:082 menit baca
Kalsel Utus Dua Pelajar ke Paskibraka Nasional dan Siapkan Diklat 44 Peserta Provinsi
Kalsel mengutus I Nyoman Harya Dhanurendra dan Siti Nur Adlina ke Paskibraka Nasional 2026, serta menyiapkan diklat untuk 44 Paskibraka tingkat provinsi. (Dok. Adpim Kalsel)

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan mematangkan persiapan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Dua pelajar perwakilan daerah telah diberangkatkan menuju pemusatan diklat tingkat nasional, sementara 44 calon anggota Paskibraka tingkat provinsi bersiap memulai pelatihan akhir Juli.

Pelaksana Tugas Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan Ronny Eka Saputra mengonfirmasi bahwa dua utusan Kalimantan Selatan ke tingkat nasional adalah I Nyoman Harya Dhanurendra dari Kota Banjarmasin dan Siti Nur Adlina dari Kabupaten Banjar.

“Kalimantan Selatan tahun ini mengirimkan dua calon anggota Paskibraka tingkat nasional, yakni I Nyoman Harya Dhanurendra dari Kota Banjarmasin dan Siti Nur Adlina dari Kabupaten Banjar. Keduanya telah berangkat untuk mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan yang berlangsung mulai 14 Juli hingga 22 Agustus 2026,” ujar Ronny Eka Saputra di Banjarbaru, Senin, (20/7/2026).

Pelatihan Tingkat Provinsi dan Integrasi Metode Pembinaan
Untuk tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, sebanyak 44 calon anggota Paskibraka terdiri atas 22 putra dan 22 putri perwakilan 13 kabupaten/kota akan menjalani pemusatan diklat mulai 29 Juli hingga 18 Agustus 2026. Upacara pembukaan dijadwalkan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan selaku Ketua Pelaksana Pembentukan Paskibraka Provinsi.

Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan Banjarbaru: Kualitas Udara Tembus Level Berbahaya, 6 Penerbangan Tertunda
Baca Juga

Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan Banjarbaru: Kualitas Udara Tembus Level Berbahaya, 6 Penerbangan Tertunda

Selama pemusatan pelatihan, para peserta akan mengikuti serangkaian program pembinaan terintegrasi yang mencakup materi teori di kelas, latihan fisik di lapangan, serta pembentukan karakter berbasis keasramaan.

“Pada tahap pertama, peserta akan memperoleh materi pembelajaran aktif di kelas yang meliputi wawasan kebangsaan, Pancasila, kewarganegaraan, kewaspadaan dan ketahanan nasional, serta literasi digital yang disampaikan oleh narasumber yang kompeten,” jelasnya.

Sektor latihan teknis di lapangan bakal difokuskan pada keterampilan kepemimpinan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta simulasi pengibaran dan penurunan bendera dengan instruktur dari unsur TNI dan Polri.

“Pembentukan karakter menjadi bagian penting dalam proses pendidikan Paskibraka. Selama berada di asrama, peserta akan diasuh oleh para pamong dari TNI dan Polri untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tidak hanya memiliki kemampuan teknis sebagai pengibar bendera, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, jiwa kepemimpinan, dan semangat kebangsaan yang kuat,” kata Ronny.

Tujuh Jam Geledah Dinkes Banjar, Kejari Sita 48 Dokumen dan Bukti Elektronik
Baca Juga

Tujuh Jam Geledah Dinkes Banjar, Kejari Sita 48 Dokumen dan Bukti Elektronik

Rangkaian program pelatihan ini disiapkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat provinsi maupun nasional.

(Tony)