Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nasional

Update BNPB: Karhutla Masih Mendominasi Bencana di Berbagai Wilayah Indonesia

Roska Putra
Roska Putra
Kamis, 8 Oktober 2026 · 11:013 menit baca
Update BNPB: Karhutla Masih Mendominasi Bencana di Berbagai Wilayah Indonesia
Kondisi kebakaran yang melanda area perkebunan karet pada malam hari di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung. (Dok. BNPB)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi kejadian bencana yang mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia.

Hal ini didasarkan pada pemutakhiran data situasi kebencanaan yang dirangkum sejak Rabu (7/10/2026) hingga Kamis (8/10/2026) pukul 07.00 WIB.

Karhutla dilaporkan terjadi di berbagai provinsi, mencakup wilayah Sumatra, Jawa, Sulawesi, hingga Papua.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dari seluruh kejadian tersebut, namun kerugian material berupa lahan yang hangus terbakar mencapai puluhan hektare.

BNPB Rilis Data Bencana: Karhutla Melanda Tiga Daerah, Dua Warga Tewas Longsor di Pekalongan
Baca Juga

BNPB Rilis Data Bencana: Karhutla Melanda Tiga Daerah, Dua Warga Tewas Longsor di Pekalongan

Di Provinsi Lampung, kebakaran menghanguskan sekitar 78,2 hektare kebun karet milik PT Huma Indah Mekar di Desa Penumangan, Kabupaten Tulang Bawang Barat pada Selasa (6/10/2026).

BPBD setempat segera berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelidiki penyebab munculnya titik api di lokasi tersebut.

Sementara itu, di Kabupaten Pesawaran, lahan seluas 2 hektare di Desa Kububatu terbakar pada Rabu (7/10/2026) dini hari, yang diduga dipicu oleh sisa pembakaran kebun yang tertiup angin kencang.

Bergeser ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kebakaran seluas 1 hektare dilaporkan terjadi di Desa Air Belo, Kabupaten Bangka Barat, pada Rabu (7/10/2026).

Karhutla Gambut Masih Berat di Enam Provinsi, BNPB dan Menko Polkam Rapatkan Barisan
Baca Juga

Karhutla Gambut Masih Berat di Enam Provinsi, BNPB dan Menko Polkam Rapatkan Barisan

Upaya pemadaman sempat terkendala angin kencang dan kondisi lahan gambut.

Di Kota Pangkalpinang, lahan seluas 2 hektare di Kelurahan Temberan juga hangus terbakar pada hari yang sama.

Di Pulau Jawa, karhutla terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Lahan seluas 1 hektare terbakar di Desa Giritirto, Kabupaten Wonogiri, dan Desa Katekan, Kabupaten Grobogan pada Selasa (6/10/2026).

Petugas gabungan berhasil memadamkan api dan melakukan pendinginan guna mencegah munculnya kembali titik api.

Sementara itu, di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, lahan seluas 3,5 hektare di kawasan hutan Desa Ngadirenggo terbakar pada Rabu (7/10/2026).

Tim gabungan sedang melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan di area hutan Desa Ngadirenggo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. (Dok. BNPB)
Tim gabungan sedang melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan di area hutan Desa Ngadirenggo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. (Dok. BNPB)

Wilayah Sulawesi juga tidak luput dari ancaman karhutla. Di Sulawesi Barat, kebakaran lahan seluas 8 hektare terjadi di Desa Palipi, Kabupaten Majene, dan lahan seluas 10 hektare di Desa Beroangin, Kabupaten Polewali Mandar pada Selasa (6/10/2026).

Landa Sejumlah Daerah, BNPB Laporkan Puluhan Hektare Hutan dan Lahan Terbakar
Baca Juga

Landa Sejumlah Daerah, BNPB Laporkan Puluhan Hektare Hutan dan Lahan Terbakar

Diduga, kebakaran di Polewali Mandar dipicu oleh pembakaran lahan yang ditinggalkan saat api belum padam sepenuhnya.

Karhutla juga dilaporkan terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah, dengan lahan seluas 10 hektare terdampak di Desa Labuan, Kabupaten Tojo Una-Una pada Selasa (6/10/2026).

Sejumlah personel TNI dan petugas terkait tengah menyisir area hutan untuk melakukan penanganan dan pendinginan sisa kebakaran lahan di Desa Labuan, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. (Dok. BNPB)
Sejumlah personel TNI dan petugas terkait tengah menyisir area hutan untuk melakukan penanganan dan pendinginan sisa kebakaran lahan di Desa Labuan, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. (Dok. BNPB)

Sementara di Sulawesi Utara, kebakaran seluas 3,5 hektare terjadi di Kabupaten Minahasa dan 4 hektare di Kabupaten Kepulauan Talaud, yang diduga akibat aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Laporan karhutla turut diterima dari Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan. Sekitar 20 hektare lahan di Kampung Naga, Distrik Jair, terbakar pada Selasa (6/10/2026).

Proses pemadaman di lokasi ini menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan armada dan personel, akses yang sulit dijangkau, hingga minimnya sumber air.

Hingga Rabu (7/10/2026), hasil pemantauan menunjukkan masih terdapat titik api dan asap di lokasi tersebut.

Menyikapi maraknya kejadian karhutla, BNPB terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kering.

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla di Kalimantan dan Sumatera Yang Terus Memburuk
Baca Juga

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla di Kalimantan dan Sumatera Yang Terus Memburuk

Warga diimbau untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, khususnya di area lahan gambut. Selain itu, kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan dan meninggalkan sisa pembakaran yang belum benar-benar padam juga harus dihindari guna meminimalisir risiko kebakaran yang lebih luas.

(Roska)