Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Smart & Green City

Bangun Kota Cerdas, Otorita IKN Gandeng Lembaga dan Perusahaan Teknologi AS

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Minggu, 6 September 2026 · 12:561 menit baca
Bangun Kota Cerdas, Otorita IKN Gandeng Lembaga dan Perusahaan Teknologi AS
Otorita IKN gandeng USTDA dan raksasa teknologi AS untuk terapkan sistem kecerdasan buatan serta tata kelola data dalam pengembangan kota cerdas Nusantara. (Dok. Ist)

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menjalin kemitraan strategis dengan Badan Perdagangan dan Pembangunan Amerika Serikat (United States Trade and Development Agency/USTDA) untuk memperkuat pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan tata kelola data dalam pengembangan kota cerdas, Minggu, (6/9/2026).

Kolaborasi tersebut dimatangkan lewat forum Nusantara Smart City Stakeholders di Swissôtel Nusantara pada Selasa (1/9/2026), yang mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, serta korporasi teknologi global asal AS seperti Google, IBM, Cisco, dan Honeywell guna membahas integrasi ekosistem digital layanan publik.

Prinsip dasar transformasi digital yang berfokus pada kualitas pelayanan warga dipaparkan oleh Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit.

“Kota yang paling cerdas belum tentu kota yang memiliki teknologi paling banyak. Kota yang paling cerdas adalah kota yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakatnya,” ujar Agung Indrajit.

Cegah Karhutla di IKN, Otorita Luncurkan Fitur Tombol Darurat dan Latih Petani
Baca Juga

Cegah Karhutla di IKN, Otorita Luncurkan Fitur Tombol Darurat dan Latih Petani

Dalam forum tersebut, para mitra teknologi AS turut memberikan pelatihan teknis kepada peserta, mencakup sains data, tata kelola data perkotaan berbasis AI, hingga infrastruktur bangunan pintar (smart building).

Peluang investasi jangka panjang serta transfer pengetahuan teknologi bagi talenta lokal diungkapkan oleh Konselor Urusan Komersial Kedutaan Besar AS di Jakarta, Andrew Billard.

“Amerika Serikat memiliki perusahaan dan investor yang sangat penting bagi pembangunan Nusantara. Kami ingin membangun kemitraan jangka panjang, memperkuat daya saing Indonesia, serta mengembangkan talenta lokal,” ujar Andrew Billard.

Acara tersebut turut menghadirkan perwakilan sejumlah pemerintah daerah di Indonesia yang membagikan pengalaman tata kelola kota cerdas, delegasi Institut Teknologi Kalimantan, serta konsorsium pelaksana proyek percontohan pusat komando (command center) IKN.

(Dayank Ana)