Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Lingkungan

Kerahkan Helikopter Caracal, Operasi Water Bombing Tekan Titik Panas di IKN

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Minggu, 6 September 2026 · 11:282 menit baca
Kerahkan Helikopter Caracal, Operasi Water Bombing Tekan Titik Panas di IKN
Operasi water bombing helikopter Caracal TNI AU berhasil padamkan api di Tol Balsam hingga Bukit Tengkorak, titik panas di IKN dipastikan berkurang. (Dok. OIKN)

Operasi pengeboman air (water bombing) yang dilancarkan tim gabungan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), BNPB, dan TNI Angkatan Udara menekan sebaran titik api dan kepulan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan IKN, Sabtu, (5/9/2026).

Operasi pemadaman jalur udara tersebut dilaksanakan sebanyak dua sorti penerbangan menggunakan armada helikopter Caracal H225M yang bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Dhomber, Balikpapan.

Penyiraman udara dilakukan sebanyak 10 kali pelepasan air, dengan rincian sorti pertama menyasar kawasan Bukit Tengkorak, disusul sorti kedua di Jalan Nasional Balikpapan–Samarinda KM 47 sebanyak lima kali, ruas Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) KM 49–53 sebanyak empat kali, serta kawasan Wonotirto sebanyak satu kali.

Pasokan air pemadaman diserap langsung dari sejumlah kantong air terdekat, termasuk Danau Merdeka dan ceruk bekas galian tambang di sekitar lintasan terbang.

Kerahkan Helikopter Karakal, Operasi Pengeboman Air Sasar Lima Titik Rawan Karhutla IKN
Baca Juga

Kerahkan Helikopter Karakal, Operasi Pengeboman Air Sasar Lima Titik Rawan Karhutla IKN

Pentingnya intervensi dini guna mencegah kobaran api meluas di tengah cuaca kering dipaparkan oleh Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga.

“Prinsipnya, jangan sampai kondisi berkembang lebih luas. Lebih awal ditangani, lebih baik. Karena itu, kita lakukan langkah preventif melalui water bombing. Setelah operasi, hasil pemantauan menunjukkan kondisi sudah membaik dan api serta asap berkurang. Kami juga terus melakukan pengecekan bersama BMKG melalui pemantauan satelit,” ujar Danis Hidayat Sumadilaga, Sabtu, (5/9/2026).

Ketepatan penjatuhan bom air di atas titik kebakaran dinilai tak lepas dari pembaruan titik koordinat presisi yang dikirimkan secara berkala oleh tim pemantau darat.

Tindak Tegas Karhutla IKN, Satu Perusahaan Disanksi dan Satu Pelaku Dipidana
Baca Juga

Tindak Tegas Karhutla IKN, Satu Perusahaan Disanksi dan Satu Pelaku Dipidana

Efektivitas koordinasi terpadu antara regu pemantau di darat dan awak kokpit helikopter diakui oleh Kapten Penerbang Helikopter Caracal H225M TNI AU, Arief Rahmanto.

“Kerja sama ini sangat memuaskan. Tim dari darat terus memberikan pembaruan titik koordinat sehingga kami yang berada di udara dapat melakukan pemadaman sesuai dengan titik yang ditentukan,” ujar Arief Rahmanto.

Otorita IKN bersama BMKG terus menyiagakan satelit pemantau serta patroli gabungan guna mengantisipasi kemunculan titik panas susulan di seluruh batas delineasi Nusantara.

(Tony)