Jum, 28/08/26 · 14.56.35
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Bulu Tangkis

Dalila Terhenti di Perempat Final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 Akui Main Terlalu Buru-buru

Hendrawan
Hendrawan
Jumat, 28 Agustus 2026 · 20:582 menit baca
Dalila Terhenti di Perempat Final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 Akui Main Terlalu Buru-buru
Dalila Aghnia Puteri terhenti di perempat final Pontianak International Challenge 2026 usai kalah dua gim langsung 13-21, 13-21 dari Kim Min Sun.(Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Langkah tunggal putri Indonesia, Dalila Aghnia Puteri, terhenti pada babak perempat final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026. Berlaga di Terpadu Stadium, Jumat (28/8/2026), Dalila harus mengakui keunggulan wakil Korea Selatan, Kim Min Sun, usai takluk dalam dua match langsung dengan skor identik 13-21 dan 13-21.

Kekalahan ini menyisakan kekecewaan tersendiri bagi Dalila. Menghadapi lawan yang dominan menggunakan tangan kiri atau kidal, ia mengaku kesulitan mengembangkan ritme permainan dan terus terjebak dalam kendali lawan sejak awal match pertama bergulir.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Dalila secara terbuka membedah jalannya laga dan mengakui kelemahan antisipasinya di lapangan. Ia merasa tidak nyaman meladeni pola permainan Kim Min Sun yang agresif dengan bola-bola dorong.

“Yang jadi kendala kayak tadi tuh mainnya kayak kurang puas karena kayak ketekan terus. Terus habis itu dia kan juga kayak kidal gitu kan, jadi tadi tuh kayak kurang agak kurang nyaman lah. Kayak harusnya bola taruh kiri, kayak ke kanan terus. Dan banyak juga bola-bola dorong, jadi kayak keserang terus, gitu sih Kak,” ungkap Dalila kepada Nusantara Post.

Meski Kurang Fit Richie Richardo Berhasil Lolos Perempat Final lawan Tan Jia Jie POLYTRON Pontianak International Challenge 2026
Baca Juga

Meski Kurang Fit Richie Richardo Berhasil Lolos Perempat Final lawan Tan Jia Jie POLYTRON Pontianak International Challenge 2026

Sejatinya, tim pelatih sudah membedah kekuatan lawan dan membekali Dalila dengan strategi khusus untuk meredam pergerakan Kim Min Sun. Taktik untuk menghindari bola lurus dan memperbanyak pukulan silang sudah dimatangkan. Namun, tingginya tensi pertandingan dan keinginan untuk segera mematikan pergerakan lawan justru membuat eksekusi taktik tidak berjalan optimal.

“Tadi sama pelatih sih diingetin kayak dia kidal, jadi kayak jangan buang ke lurus dari kanan. Terus habis itu kayak silangin bola-bolanya gitu sih sebenarnya,” jelas Dalila.

Ketika ditanya mengapa strategi tersebut gagal di lapangan, Dalila menyoroti masalah ketenangan dirinya sendiri. 

“Karena tadi tuh kayak sempat buru-buru gitu loh Kak, pengen balikin bola. Terus habis itu kayak kurang safe juga gitu bola-bolaku,” tambahnya menganalisis.

Timotius Gain Libas Wakil Chinese Taipei Dua Match di POLYTRON Pontianak International Challenge 2026
Baca Juga

Timotius Gain Libas Wakil Chinese Taipei Dua Match di POLYTRON Pontianak International Challenge 2026

Meski harus angkat koper lebih awal di perempat final, pertandingan ini menjadi bahan evaluasi fundamental bagi pebulu tangkis tunggal putri tersebut. Menatap rangkaian kejuaraan berikutnya, Dalila bertekad untuk tampil lebih ulet, bermain sabar, dan meminimalisasi unforced errors di lapangan.

“Persiapannya pengen di-safe-in lagi bola-bolanya sama lebih tahan lagi lah dari segi bola-bolanya. Terus habis itu kayak kurangin mati sendiri juga, gitu,” pungkasnya. Pernyataan penutup ini menegaskan semangat juang Dalila yang menjadikan kekalahan hari ini sebagai motivasi untuk bangkit lebih kuat di turnamen mendatang.

(Hendrawan)