Keberadaan megaproyek Ibu Kota Nusantara (IKN) belum mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Kaltim pada triwulan II-2026 hanya tumbuh 3,35 persen secara tahunan (year on year).
Laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah penyangga IKN tersebut tercatat berada jauh di bawah pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,29 persen pada periode yang sama.

