Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) menyalurkan bantuan logistik pangan dan dana operasional untuk mendukung keberlangsungan dapur umum relawan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Senin (21/9/26).
Bantuan diserahkan secara langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dengan didampingi Penjabat Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, serta Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Erlina Norsan, saat menyambangi dua lokasi dapur umum swadaya masyarakat.
Dukungan yang disalurkan mencakup 250 kilogram beras, 50 kilogram gula pasir, 50 liter minyak goreng, serta bantuan uang tunai masing-masing sebesar Rp25 juta untuk dua dapur umum, sehingga total bantuan tunai mencapai Rp50 juta.
“Melihat dedikasi serta semangat gotong royong yang luar biasa tersebut, saya akhirnya memutuskan untuk hadir langsung sekaligus memberikan dukungan moril dan menyalurkan bantuan guna meringankan beban operasional dapur umum yang dikelola oleh ibu-ibu ini,” ungkap Ria Norsan.
Dapur umum yang didirikan secara swadaya oleh kelompok perempuan dan warga setempat beroperasi setiap hari untuk menyiapkan pasokan konsumsi bagi para petugas dan relawan yang berjibaku memadamkan titik api di lapangan, termasuk di kawasan Gunung Palung dan Bukit Peramas.
“Jadi hari ini kita menyerahkan beras 250 kilogram sebagai logistik pangan utama untuk konsumsi harian relawan. Ada juga gula pasir 50 kilogram, kemudian bahan penunjang dapur umum seperti minyak makan 50 liter. Selain itu, kita memberikan uang tunai untuk keperluan memasak relawan, masing-masing di dua dapur kita berikan Rp25 juta,” terangnya.
Ria Norsan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian masyarakat dan berharap kerja sama lintas elemen ini dapat terus terjaga hingga situasi darurat bencana teratasi.
“Makanya kita datang ke sini kita bantu mereka. Mudah-mudahan ibu-ibu di sini tetap semangat untuk membantu sesama masyarakat yang memerlukan bantuan. Mudah-mudahan karhutla ini secepat mungkin bisa selesai dan hujan turun,” pungkasnya.
(Roska)