Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Perumda Tirta Khatulistiwa Optimalkan Penguatan Kapasitas IPA Selat Panjang Untuk Daerah di Utara

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 5 November 2026 · 21:251 menit baca
Perumda Tirta Khatulistiwa Optimalkan Penguatan Kapasitas IPA Selat Panjang Untuk Daerah di Utara
Perumda Tirta Khatulistiwa memperkuat kapasitas IPA Selat Panjang sebesar 200 liter per detik guna menuntaskan masalah tekanan air. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Penguatan Kapasitas IPA Selat Panjang Tuntaskan Krisis Air Wilayah Utara Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa menetapkan arah kebijakan strategis dalam Rencana Bisnis jangka menengah untuk menuntaskan persoalan klasik tekanan air di kawasan seberang utara kota melalui optimalisasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Selat Panjang.

Pj. Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa, Muhammad Zulhiyardi, menyatakan bahwa peningkatan infrastruktur di Pontianak Utara menjadi prioritas guna merespons lonjakan kebutuhan warga, termasuk menyokong fasilitas publik seperti kawasan sekolah rakyat di wilayah tersebut.

“Yang saat ini kita untuk 2027 targetnya adalah Selat Panjang yang ada di wilayah Utara. Di mana di sana ada sekolah rakyat, harapannya masyarakat wilayah Utara layanannya bisa kita optimalisasi dengan adanya upgrading IPA Selat Panjang,” ungkap Zulhiyardi saat memberikan keterangan pers di kantornya, Kamis (5/11/2026).

Berdasarkan data operasional, IPA Selat Panjang saat ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 300 liter per detik dengan distribusi efektif berkisar di angka 270 hingga 280 liter per detik. 

Perumda Tirta Khatulistiwa Kejar Target 6 Persen Warga Pesisir Yang Belum Terakses Air Bersih
Baca Juga

Perumda Tirta Khatulistiwa Kejar Target 6 Persen Warga Pesisir Yang Belum Terakses Air Bersih

Melalui program upgrading yang ditargetkan rampung pada periode 2027–2028, kapasitas produksi tersebut akan ditambah sekitar 200 liter per detik. Langkah ini diyakini mampu menormalkan tekanan air di kawasan padat penduduk seperti Batulayang dan Gunung Batu.

(Hendrawan)