Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Lingkungan

BNPB Laporkan Penanganan Karhutla, Kekeringan, dan Banjir di Sejumlah Wilayah

Memei
Memei
Kamis, 5 November 2026 · 15:151 menit baca
BNPB Laporkan Penanganan Karhutla, Kekeringan, dan Banjir di Sejumlah Wilayah
Distribusi air bersih oleh Tim BPBD Kabupaten Klaten kepada warga di Desa Bawak, Desa Burikan, dan Desa Krakitan guna memenuhi kebutuhan dasar akibat kekeringan sejak Juni 2026. (Dok. BPBD Kabupaten Klaten)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat sejumlah kejadian bencana alam yang berdampak pada masyarakat di berbagai daerah hingga Kamis, (5/11/2026). Laporan dari Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi menunjukkan penanganan insiden kebakaran hutan dan lahan terbaru yang melanda wilayah Sulawesi Tengah.

Peristiwa kebakaran lahan seluas 5,5 hektare tersebut terjadi di Desa Bintangor Mukti, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Rabu, (4/11/2026). Tim reaksi cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Morowali Utara langsung dikerahkan untuk melakukan asesmen serta koordinasi bersama aparatur desa.

Dukungan armada mobil tangki air turut disiagakan guna membantu kelancaran proses pemadaman yang dilakukan oleh tim gabungan di lapangan. Selain karhutla, penanganan krisis air bersih akibat kekeringan berkepanjangan terus dilakukan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Penyaluran bantuan air bersih sebanyak tujuh tangki atau setara 35.000 liter kembali didistribusikan kepada ratusan kepala keluarga yang terdampak. Distribusi bantuan tersebut mencakup Desa Bawak, Desa Burikan di Kecamatan Cawas, serta Desa Krakitan di Kecamatan Bayat.

BNPB Catat Rentetan Kejadian Karhutla dan Cuaca Ekstrem di Berbagai Daerah
Baca Juga

BNPB Catat Rentetan Kejadian Karhutla dan Cuaca Ekstrem di Berbagai Daerah

Pemantauan tinggi muka air pascabanjir di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, oleh petugas pada Rabu, (4/11/2026). (Dok. BPBD Kabupaten Aceh Selatan)

Dampak musim kemarau panjang yang meluas di 15 desa dari tujuh kecamatan tersebut tercatat telah memengaruhi puluhan ribu jiwa sejak Juni 2026. Perkembangan penanganan bencana banjir di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh, yang terjadi sejak akhir Oktober lalu turut dipantau.

Genangan air di sejumlah titik dilaporkan berangsur surut, sementara tim gabungan tetap bersiaga memantau tinggi muka air di lokasi terdampak. Penyaluran bantuan logistik bagi warga yang masih bertahan di posko pengungsian terus dipastikan ketersediaannya oleh BPBD setempat.

Imbauan kewaspadaan terhadap potensi ancaman bencana hidrometeorologi seiring peralihan musim turut diserukan kepada seluruh pemerintah daerah dan masyarakat. Langkah mitigasi berupa pembersihan saluran air secara gotong royong serta kesiapan jalur evakuasi ditekankan untuk meminimalisasi risiko korban jiwa.

(Memei)