Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Satu Kru Helikopter Mi-17 yang Terjebak di Seruyan

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Kamis, 5 November 2026 · 13:071 menit baca
Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Satu Kru Helikopter Mi-17 yang Terjebak di Seruyan
Tim gabungan lanjutkan pencarian satu kru helikopter Mi-17 TNI AD yang terjebak di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah. (Dok. Ist)

Tim SAR gabungan masih melanjutkan upaya evakuasi terhadap satu korban kecelakaan helikopter TNI Angkatan Darat tipe Mi-17 yang terjatuh di perairan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Proses penyelamatan korban atas nama Sertu (Anm.) Heri Prasetyo terkendala posisi bangkai pesawat yang berada di dalam air. Operasi pencarian di titik lokasi kejadian dikoordinasikan secara langsung bersama unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta jajaran TNI dan Polri.

Pengiriman kapal berukuran besar serta perlengkapan selam dikerahkan guna mempercepat proses pengeluaran korban dari kabin pesawat. Upaya pencarian yang berlangsung di lapangan dipantau langsung oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Harapan agar proses evakuasi dapat segera diselesaikan disampaikan oleh pihak pimpinan militer di lokasi kejadian.

Helikopter Mi-17 TNI AD Jatuh Saat Misi Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tengah, Satu Kru Gugur
Baca Juga

Helikopter Mi-17 TNI AD Jatuh Saat Misi Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tengah, Satu Kru Gugur

“Ini masih proses pencarian. Mudah-mudahan hari ini bisa kita keluarkan dari pesawat (helikopter) yang di dalam air,” ujar Zainul Arifin, Kamis, (5/11/2026).

Koordinasi intensif bersama Basarnas terus dijalankan guna memaksimalkan pengerahan peralatan selam di titik koordinat jatuhnya helikopter. Penyisiran di lokasi yang berjarak sekitar 11 kilometer ke arah barat dari Pelabuhan Segintung dijelaskan oleh Kepala Pelaksana BPBD Seruyan Agus Supriadi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Basarnas. Saat ini proses penyelamatan dilakukan di titik lokasi, karena masih ada satu orang yang terjepit di dalam kabin helikopter,” tutur Agus Supriadi, Kamis, (5/11/2026).

Titik jatuhnya armada tersebut berada tidak jauh dari area teluk yang biasa dimanfaatkan untuk pengambilan air pemadaman kebakaran hutan.

Pencarian Pemancing Diterkam Buaya di Kubu Raya Ditutup, Korban Belum Ditemukan
Baca Juga

Pencarian Pemancing Diterkam Buaya di Kubu Raya Ditutup, Korban Belum Ditemukan

Jarak lokasi jatuhnya helikopter dari bibir pantai diperkirakan mencapai lebih dari satu kilometer pada jalur pengambilan air penanganan karhutla.

(Rudi)