Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Gaya Hidup

Asal Usul Nyi Roro Kidul Menurut Versi Budayawan Batak

Memei
Memei
Kamis, 5 November 2026 · 22:112 menit baca
Asal Usul Nyi Roro Kidul Menurut Versi Budayawan Batak
Budayawan Batak Manguji Nababan memaparkan versi silsilah mitos Nyi Roro Kidul yang diyakini sebagai Si Boru Biding Laut. (Dok. KR Jogja)

Kehadiran sosok Nyi Roro Kidul yang melegenda dalam cerita rakyat masyarakat Jawa memiliki berbagai versi asal-usul, salah satunya dikaitkan dengan silsilah masyarakat Batak di Sumatra Utara.

Dalam mitos kepercayaan lokal, penguasa Pantai Selatan tersebut diyakini sebagai keturunan Raja Batak yang dikenal dengan sebutan Si Boru Biding Laut.

Penjelasan mengenai silsilah serta penafsiran nama Si Boru Biding Laut dipaparkan oleh Kepala Pusat Dokumentasi dan Pengkajian Budaya Batak Universitas HKBP Nommensen Manguji Nababan.

“Usianya, menurut silsilah orang batak itu paling tidak Nyi Roro Kidul berusia 750 tahun. Dan si boru biding laut itu adalah silsilah dari gagak batak, lalu gagak batak ini memperanakkan dua laki-laki, yaitu Guru Tatea Bulan dan Raja Sumbaon,” ujar Manguji Nababan.

Perumda Tirta Khatulistiwa Optimalkan Penguatan Kapasitas IPA Selat Panjang Untuk Daerah di Utara
Baca Juga

Perumda Tirta Khatulistiwa Optimalkan Penguatan Kapasitas IPA Selat Panjang Untuk Daerah di Utara

Keberadaan Nyi Roro Kidul di perairan Jawa dikisahkan bermula dari perjalanan Si Boru Biding Laut saat meninggalkan kawasan Sianjur Mula-mula untuk mencari saudara laki-lakinya.

Awal mula kepergian Saribu Raja dari tanah kelahirannya diceritakan oleh Manguji Nababan.

“Nah ketika Si Boru Pareme mempunyai hubungan terlarang dengan saudaranya Saribu Raja, maka oleh musyawarah rakyat diusirlah Saribu Raja,” kata Manguji Nababan mengutip dari kumparan.

Keputusan Si Boru Biding Laut untuk menyusul kepergian adiknya mendorong perjalanan panjang ke wilayah pesisir barat.

Perumda Tirta Khatulistiwa Kejar Target 6 Persen Warga Pesisir Yang Belum Terakses Air Bersih
Baca Juga

Perumda Tirta Khatulistiwa Kejar Target 6 Persen Warga Pesisir Yang Belum Terakses Air Bersih

Rute perjalanan pencarian yang berlanjut hingga ke wilayah Sibolga dipaparkan oleh budayawan tersebut.

“Dan ketika diusir, Boru Biding laut ini kabur mencari saudaranya kemudian dia berjalan ke arah barat. Ini kan kejadiannya terjadi di Sianjur Mula-mula asal terbentuknya orang batak. Dia mencari terus ke arah barat, lalu tidak ketemu,” tutur Manguji Nababan.

Perahu yang ditumpangi Si Boru Biding Laut terombang-ambing di tengah gelombang samudra hingga akhirnya terdampar di pesisir Jawa.

Proses terdamparnya perahu serta perbedaan penamaan figur legenda di Pulau Jawa dijelaskan pada bagian akhir penuturan.

“Lalu entah bagaimana dia terdampar, inilah ceritanya ia sampai di pelabuhan pesisir Pantai Selatan. Lalu menurut versinya orang batak, dia adalah Si Boru Biding Laut. Tapi orang dari pulau jawa berpendapat dia adalah Nyo Roro Kidul,” pungkas Manguji Nababan, Sabtu, (24/4/2021).

Ragam versi cerita rakyat tersebut menjadi kekayaan warisan budaya lisan yang terus dikaji oleh para peneliti serta budayawan di tanah air.

(Memei)