Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nusantara

FKUI Buka Program S2 dan S3 Ilmu Biomedik di Ibu Kota Nusantara

Memei
Memei
Kamis, 5 November 2026 · 21:461 menit baca
FKUI Buka Program S2 dan S3 Ilmu Biomedik di Ibu Kota Nusantara
FKUI meluncurkan program S2 dan S3 Ilmu Biomedik kelas bauran di IKN untuk memperkuat ekosistem riset dan pendidikan kesehatan. (Dok. OIKN)

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia resmi meluncurkan program pendidikan Magister dan Doktor Ilmu Biomedik kelas bauran khusus di Ibu Kota Nusantara.

Peluncuran program pascasarjana tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Nusantara Health & Academic Summit 2026 di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Nusantara.

Langkah perluasan akses pendidikan tinggi kesehatan tersebut merupakan wujud nyata kerja sama antara Otorita IKN, Universitas Indonesia, dan Universitas Gunadarma yang ditandatangani pada 28 September 2026.

Selain penyelenggaraan kelas perkuliahan pascasarjana, kemitraan strategis ini mencakup peresmian Pusat Pendidikan, Riset, dan Pemberdayaan Masyarakat. Pentingnya pemenuhan sumber daya manusia unggul guna melengkapi ekosistem perkotaan serta menghidupkan kawasan baru disuarakan oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.

SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Beroperasi, Tampung 477 Siswa Beasiswa Penuh
Baca Juga

SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Beroperasi, Tampung 477 Siswa Beasiswa Penuh

“Hari ini, hari yang paling bahagia buat saya. Saya ini sebagai wadahnya saja, yang mengisi itu manusianya untuk bisa berinteraksi,” ujar Basuki Hadimuljono, Kamis, (5/11/2026).

Indikator keberhasilan sinergi antarlembaga yang diukur dari hasil karya dan perbaikan kualitas hidup masyarakat ditekankan oleh Dekan FKUI Anna Rozaliyani.

“Keberhasilan kolaborasi bukan diukur dari banyaknya dokumen yang kita tandatangani, tetapi dari karya yang dihasilkan, persoalan yang diselesaikan, dan kehidupan masyarakat yang diperbaiki,” tutur Anna Rozaliyani, Kamis, (5/11/2026).

Harapan agar penguatan ekosistem riset kesehatan mampu menempatkan IKN sebagai pusat percontohan ilmu pengetahuan nasional turut disampaikan oleh Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Muhammad Najib.

Otorita IKN Perkuat Tata Kelola Data untuk Dukung Keputusan Pembangunan
Baca Juga

Otorita IKN Perkuat Tata Kelola Data untuk Dukung Keputusan Pembangunan

“Kita ingin satu hari, IKN menjadi center, bukan hanya pusat pemerintahan tetapi pusat pengembangan keilmuan dan pendidikan,” kata Muhammad Najib, Kamis, (5/11/2026).

Pembangunan fasilitas fisik dan kawasan pemerintahan dipastikan terus beriringan dengan penyediaan sumber daya manusia kesehatan yang adaptif dan berkualitas.

(Memei)