Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nusantara

Ditargetkan Rampung Oktober 2026, Pembangunan Rusun MBR di IKN Capai 85 Persen

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Jumat, 18 September 2026 · 14:121 menit baca
Ditargetkan Rampung Oktober 2026, Pembangunan Rusun MBR di IKN Capai 85 Persen
Proyek rusun MBR di IKN capai progres 85 persen dan ditargetkan rampung Oktober 2026; Kementerian PKP catat paket hunian multiyears tembus 92,63 persen. (Dok. Ist)

Proyek pembangunan rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, mendekati tahap akhir dengan progres fisik mencapai 85 persen menjelang batas akhir kontrak kerja pada Oktober 2026 mendatang, Sabtu, (12/9/2026).

Pembangunan hunian vertikal tersebut merupakan bagian dari paket kontrak tahun jamak (multi-years contract) periode 2024–2026 yang mencakup lima menara dengan total kapasitas 305 unit hunian.

Perkembangan konstruksi fisik paket hunian vertikal di kawasan ibu kota baru dipaparkan oleh Direktur Jenderal Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sri Haryati, dalam agenda evaluasi program perumahan di Menara Mandiri II, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).

“Untuk yang rusun kontrak tahun jamak ya, ini IKN, ini realisasi fisiknya sudah 92,63 persen. Jadi insyaallah ini tidak ada permasalahan,” ujarnya, Jumat, (11/9/2026).

Topang Pertumbuhan IKN, Pemkab Penajam Siapkan Kawasan Industri Buluminung Seluas 9.000 Hektare
Baca Juga

Topang Pertumbuhan IKN, Pemkab Penajam Siapkan Kawasan Industri Buluminung Seluas 9.000 Hektare

Secara kumulatif, realisasi fisik seluruh paket proyek tersebut mencatatkan angka 92,63 persen, yang ditopang oleh penyelesaian 100 persen pada empat menara rusun peruntukan prajurit TNI. Sementara itu, pengerjaan satu menara rusun khusus MBR terus dikebut dari posisi 85 persen agar tuntas tepat waktu sesuai tenggat kontrak per Oktober 2026.

Pelaksanaan proyek rusun MBR ini berada di bawah kendali Kementerian PKP melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Kalimantan II dan Satuan Kerja PKP Kaltim, dengan kontraktor pelaksana kemitraan PT Adhi Persada Gedung bersama FYP KSO.

(Rudi)