Kam, 11/06/26 · 06.49.05
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Utara

Sambut IKN dan KIPI, Pemprov Kaltara Minta Pelajar Siapkan Kemampuan Digital

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 11 Juni 2026 · 10:462 menit baca
Sambut IKN dan KIPI, Pemprov Kaltara Minta Pelajar Siapkan Kemampuan Digital
Pemprov Kaltara meminta generasi muda dan pelajar meningkatkan kapasitas digital serta integritas guna menangkap peluang ekonomi proyek IKN dan KIPI. (Dok. Adpim Kaltara)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengajak generasi muda, khususnya kalangan pelajar, untuk mempercepat peningkatan kualitas kapasitas diri. Langkah ini dinilai mendesak guna merespons peluang ekonomi serta tantangan pembangunan daerah yang kian besar seiring hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi.

Ajakan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Kalimantan Utara, Robby Yuridi Hatman, saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) V Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kaltara di Aula Kantor Gubernur, Sabtu (6/6/2026).

Robby menilai tema musyawarah kali ini, yakni “Arah Baru Pelajar Benuanta”, sangat relevan dengan kebutuhan strategis kawasan. Menurutnya, forum pemuda tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin organisasi, melainkan harus bertransformasi sebagai ruang taktis penempaan kepemimpinan.

“Kita sedang berada di tengah perubahan yang sangat cepat, mulai dari transformasi digital, kecerdasan buatan, perubahan iklim, hingga dinamika ekonomi global. Karena itu, generasi muda harus siap menghadapi tantangan tersebut,” ujar Robby.

Gubernur Pastikan TPP ASN di Lingkungan Pemprov Kaltara Tetap Dibayarkan Penuh
Baca Juga

Gubernur Pastikan TPP ASN di Lingkungan Pemprov Kaltara Tetap Dibayarkan Penuh

Ia menegaskan bahwa masifnya proyek pembangunan fisik yang tengah digenjot oleh pemerintah di wilayah Kaltara tidak akan berdampak optimal tanpa diimbangi oleh kesiapan komparatif mutu sumber daya manusia (SDM) lokal.

Oleh karena itu, para pelajar dituntut memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap penetrasi teknologi modern, sembari tetap menjaga integritas moral dan sosial di lingkungan masing-masing.

Agen Perubahan di Tengah Dampak Media Sosial
Di sisi lain, Robby mendorong para kader organisasi pelajar untuk mengambil peran aktif sebagai agen perubahan yang mampu mengawinkan nilai keagamaan dan kebangsaan. Hal tersebut dinilai penting untuk membentengi generasi muda dari potensi dampak negatif penyebaran informasi di media sosial.

“Jadikan forum ini sebagai ajang musyawarah yang produktif dan siapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas,” pungkas Robby.

Melalui momentum ini, Pemprov Kaltara menyatakan komitmennya untuk memposisikan organisasi kepemudaan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak klaster generasi unggul yang siap mengisi kebutuhan tenaga kerja terampil di masa depan.

(Hendrawan)