Sab, 29/08/26 · 16.33.14
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Bulu Tangkis

Comeback Dramatis Dejan Apriyani Tembus Final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026

Hendrawan
Hendrawan
Sabtu, 29 Agustus 2026 · 21:082 menit baca
Comeback Dramatis Dejan Apriyani Tembus Final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026
Sempat tertinggal di gim pertama, ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu rebut tiket final Pontianak International Challenge 2026 lewat laga rubber game sengit. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu, sukses menyegel tiket final ajang POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 usai membalikkan keadaan melawan wakil Chinese Taipei, Bo-Yuan Chen dan Yan Fei Chen. Bertanding di Pontianak, Sabtu (29/8), pasangan Merah Putih ini bangkit dari ketertinggalan untuk mengunci kemenangan gemilang lewat pertarungan tiga match, 11-21, 21-10, 21-10.

Memasuki match pertama, laju Dejan dan Apriyani sempat tersendat akibat kendala adaptasi lapangan. Karakteristik shuttlecock yang dinilai lambat serta tekanan agresif dari kubu lawan membuat rotasi permainan wakil tuan rumah ini tidak berkembang optimal. Selain itu, masa transisi usai terus-menerus menghadapi rekan senegara pada babak-babak sebelumnya turut memengaruhi ritme mereka pada awal laga.

“Di match pertama kondisi lapangan ada perbedaan, kondisi bola tadi agak berat jadi butuh adaptasi dulu. Serangan mereka cukup kuat sehingga kami mengalami sedikit kesulitan di awal. Ditambah lagi, dari kemarin kami sering bertemu teman sendiri, hari ini ketemu beda negara dengan pola berbeda membuat kami agak kaget,” ungkap Dejan usai menuntaskan pertandingan.

Momentum kebangkitan wakil Indonesia baru tercipta pada match kedua dan berlanjut hingga match penentu. Instruksi krusial dari tim pelatih untuk mengubah pola permainan menjadi kunci utama. Dejan memaparkan bahwa penerapan taktik bermain no lob panjang terbukti sangat efektif untuk membongkar pertahanan lawan sekaligus meredam serangan mematikan mereka. Apriyani menuturkan bahwa komunikasi yang solid di lapangan membantu mereka menemukan kembali sentuhan terbaiknya. 

Tiket Semifinal Sold Out Yuni Kartika Takjub Antusiasme Warga Pontianak di POLYTRON Pontianak International Challenge 2026
Baca Juga

Tiket Semifinal Sold Out Yuni Kartika Takjub Antusiasme Warga Pontianak di POLYTRON Pontianak International Challenge 2026

“Kami merasa shuttlecock-nya agak lambat, jadi di match pertama belum dapat feeling-nya. Akhirnya di match kedua kami coba ubah pola main sesuai instruksi pelatih. Kami berkomunikasi dengan baik dan akhirnya bisa unggul sampai match ketiga,” jelas pengoleksi medali emas Olimpiade tersebut.

Di luar aspek teknis, atmosfer kompetisi di arena mendapat apresiasi tinggi dari para pebulu tangkis. Tekanan di lapangan seolah mencair berkat dukungan masif dari publik tuan rumah. Dejan secara khusus memuji kualitas penyelenggaraan dan militansi penonton yang memberikan energi ekstra bagi para atlet.

“Saya rasa sekelas International Challenge ini penyelenggaraannya mewah dibandingkan dengan negara lain. Penonton dan warga Pontianak memberikan dukungan luar biasa untuk atlet-atlet Indonesia, itu menambah semangat buat kami dan kami sangat berterima kasih,” tegas Dejan.

Ganda putri Jepang Nijika Kamata dan Maya Taguchi, sukses mengamankan tiket semifinal POLYTRON Pontianak International Challenge 2026
Baca Juga

Ganda putri Jepang Nijika Kamata dan Maya Taguchi, sukses mengamankan tiket semifinal POLYTRON Pontianak International Challenge 2026

Menatap partai puncak esok hari, Apriyani menegaskan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah pemulihan secara komprehensif agar dapat tampil prima.

“Untuk selanjutnya pastinya kami akan recovery, makan dan istirahat dengan baik, juga menjaga pikiran. Untuk para atlet di Pontianak dan seluruh Indonesia, tetap semangat, rajin berlatih, semoga bisa terus berkembang lebih baik lagi,” tutup Apriyani.

(Hendrawan)