Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Cyber Security

Mini Drama AI Bermuatan Pornografi dan Judi Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Komdigi

Roska Putra
Roska Putra
Minggu, 25 Oktober 2026 · 22:581 menit baca
Mini Drama AI Bermuatan Pornografi dan Judi Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Komdigi
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan tentang pengawasan konten mini drama AI dan penguatan regulasi platform digital, Minggu (25/10/2026). Foto: Pey HS / Komdigi

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memberikan perhatian serius terhadap maraknya tayangan mini drama berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang mengandalkan promosi gencar di media sosial.

Konten kreatif berdurasi pendek tersebut dinilai resah karena menyisipkan unsur pornografi, kekerasan seksual, hingga perjudian.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengungkapkan, para pembuat konten memanfaatkan media sosial sekadar sebagai pintu masuk (gateway) untuk mengarahkan pengguna ke platform berbayar yang tidak terdaftar dan nyaris tanpa penapisan atau sensor.

“Kita mengamati munculnya konten-konten berupa drama pendek yang muncul dengan cukup gencar dan ramai di platform media sosial. Film-film ini digarap dengan cukup kreatif menggunakan teknologi artificial intelligence pada umumnya,” kata Nezar Patria usai menghadiri acara Lembaga Sensor Film di Bogor, Jawa Barat Sabtu, (24/10).

Disebut Mantan Wartawati Paling Jahat, Menkomdigi Terseret Polemik Pembatasan Karhutla
Baca Juga

Disebut Mantan Wartawati Paling Jahat, Menkomdigi Terseret Polemik Pembatasan Karhutla

Nezar menjelaskan bahwa pemerintah kini tengah menguji tingkat kepatuhan platform media sosial maupun layanan over-the-top (OTT) luar negeri yang belum terdaftar secara resmi di Indonesia.

“Dia hanya menggunakan media sosial sebagai gateway. Ketika pengguna mengeklik, mereka akan masuk ke platform berbeda yang berbayar. Kita melihat konten di sana nyaris tanpa sensor,” kata Nezar Patria, Minggu (25/10/2026).

Guna menutup celah pelanggaran hukum tersebut, Kemkomdigi mengoptimalkan kolaborasi melalui pemantauan dashboard bersama dengan perusahaan teknologi pengelola media sosial.

Di samping itu, Kemkomdigi juga membuka peluang kerjasama dengan Lembaga Sensor Film (LSF) untuk menyusun strategi penapisan konten digital yang lebih komprehensif demi menjaga ruang digital nasional tetap aman.

Isu Pembatasan Konten Karhutla di Instagram Mencuat, Apa Kata Komdigi?
Baca Juga

Isu Pembatasan Konten Karhutla di Instagram Mencuat, Apa Kata Komdigi?

(Putra)

https://www.instagram.com/reel/DcQ-m_dOx1R/?utm_source=ig_web_copy_link&dlrf=NTc4MTIwNjQ2YQ==