Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membeberkan alasan TNI Angkatan Darat memboyong dua helikopter serang baru jenis Mi-35M buatan Rusia yang telah tiba di pangkalan Pusat Penerbang Angkatan Darat (Penerbad) Semarang, Rabu (23/9/2026).
Kehadiran helikopter ini sekaligus mengakhiri ketergantungan TNI AD yang selama puluhan tahun menyewa helikopter dari pihak luar negeri untuk mendukung pergerakan logistik dan personel.
“Helikopter Mi-35M adalah heli yang bisa membawa beban. Kalau dulu dibilangnya Kamov untuk di Papua. Jadi selama ini kita hanya bisa menyewa heli yang orang luar negeri punya. Sudah berpuluh tahun ya,” kata Maruli kepada wartawan di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (19/9).
Maruli menjelaskan, fungsi operasional helikopter ini ditujukan untuk mendukung pergerakan personel, pasokan logistik, serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat di daerah terisolir, seperti Pegunungan Papua yang memiliki ketinggian di atas 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

