Kam, 13/08/26 · 08.55.17
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Tunai Rp600 Ribu bagi 273 Keluarga di Pontianak Timur

Memei
Memei
Kamis, 13 Agustus 2026 · 14:521 menit baca
Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Tunai Rp600 Ribu bagi 273 Keluarga di Pontianak Timur
Pemkot Pontianak salurkan bantuan tunai Rp600 ribu bagi 273 keluarga kurang mampu di Pontianak Timur di tengah efisiensi anggaran daerah. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak menyalurkan bantuan tunai senilai Rp600 ribu per keluarga bagi 273 warga berpenghasilan rendah di Kecamatan Pontianak Timur, Kamis, (13/8/2026).

Penyerahan bantuan secara simbolis dipusatkan di Aula Kantor Camat Pontianak Timur di tengah penyesuaian anggaran daerah imbas kebijakan efisiensi.

Bantuan keuangan tersebut ditujukan bagi warga miskin yang belum tersentuh jaminan sosial dari pemerintah pusat, termasuk warga di luar skema Program Keluarga Harapan (PKH).

Keterbatasan alokasi anggaran dan efisiensi transfer dari pemerintah pusat membuat skema penyaluran bantuan disesuaikan dengan kemampuan kas daerah.

BMKG Prediksi El Nino Bertahan Hingga 2027, Pemkot Pontianak Perketat Patroli Lahan Gambut
Baca Juga

BMKG Prediksi El Nino Bertahan Hingga 2027, Pemkot Pontianak Perketat Patroli Lahan Gambut

“Inginnya kita memberikan setiap bulan, tapi karena keterbatasan anggaran, adanya pemotongan dari pemerintah pusat sehingga ada efisiensi. Kita hanya bisa menyampaikan penyaluran sebesar Rp600 ribu,” kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai penyerahan bantuan, Kamis, (13/8/2026).

Pemerintah daerah mengimbau warga penerima manfaat untuk memaksimalkan kepesertaan jaminan kesehatan nasional BPJS Kesehatan melalui pemeriksaan rutin di puskesmas maupun rumah sakit.

“Manfaatkan BPJS ini untuk memeriksakan kesehatan di puskesmas terdekat ataupun di rumah sakit kalau sudah berat. Pemeriksaan ini akan bisa mencegah penyakit yang lebih parah,” ujarnya.

Masyarakat turut diingatkan mengenai dampak musim kemarau panjang yang memicu penurunan debit Sungai Kapuas dan meningkatkan intrusi air laut.

BNPB Laporkan Maraknya Karhutla di Kaltim dan Jateng Hingga Puting Beliung di Sumut
Baca Juga

BNPB Laporkan Maraknya Karhutla di Kaltim dan Jateng Hingga Puting Beliung di Sumut

Upaya pengolahan air bersih terus dilakukan pemerintah daerah dengan mencampurkan sumber air baku guna menekan kadar garam saat air sungai terasa payau.

“Kalau airnya sangat payau jangan digunakan untuk minum,” pesannya.

Penurunan kualitas udara akibat paparan kabut asap dari wilayah sekitar juga menjadi perhatian utama di tengah peningkatan aktivitas warga menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan dianjurkan menggunakan masker serta menjaga kebersihan saluran air dan parit di lingkungan pemukiman.

“Buanglah sampah di tempat yang sudah kita tentukan, ataupun fasilitas yang sudah ada, sehingga kita bisa mengolahnya dan bisa menjadikan kota yang enak kita bersihkan, terutama parit-parit kita dan rumah kita,” pungkasnya.

(Memei)