Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menginstruksikan penambahan satu unit pesawat guna memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Sabtu, (5/9/2026).
Keputusan penguatan armada udara tersebut disampaikan dalam pengarahan di Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, guna mengoptimalkan bibit awan hujan alami yang diprediksi BMKG mulai terbentuk pada 6 hingga 9 September 2026.
Pemanfaatan peluang hujan alami untuk memperbesar volume debit air di atas lahan gambut yang terbakar dipaparkan secara langsung oleh Suharyanto.
“BMKG menginformasikan tanggal 6, 7, 8 dan 9 september itu ada potensi hujan alami. Nah hujan alami ini tentu saja kita akan perkuat dengan OMC, sehingga debit air yang turun itu dengan diperkuat OMC, bisa tambah deras,” ucap Suharyanto, Sabtu, (5/9/2026).


