Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

Hasil Sitaan di Semarang, Ratusan Burung Ilegal Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Lamandau

Roska Putra
Roska Putra
Senin, 28 September 2026 · 18:071 menit baca
Hasil Sitaan di Semarang, Ratusan Burung Ilegal Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Lamandau
Petugas BKSDA Kalteng dan Tim WRU membuka kandang untuk melepasliarkan burung ke alam bebas. (Dok. BKSDA Kalteng)

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah melalui Seksi KSDA 2 melepasliarkan ratusan ekor burung hasil pengagagalan penyelundupan di Suaka Margasatwa Lamandau Site Sungai Teringin Lama, Minggu (27/9/26).

Burung-burung tersebut merupakan hasil penindakan peredaran satwa liar tanpa dokumen sah di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, yang berhasil digagalkan oleh Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah bersama BKSDA Jawa Tengah.

Satwa tersebut kemudian diserahterimakan melalui Balai Karantina Pangkalan Bun kepada Seksi KSDA 2 Kalimantan Tengah.

Adapun total burung yang diterima dari upaya penyelundupan tersebut mencapai 556 ekor, terdiri atas 184 ekor kolibri, 360 ekor kacer, dan 12 ekor kapas tembak.

BKSDA Kalteng dan OFI Lepasliarkan Orangutan Setarung di Suaka Margasatwa Lamandau
Baca Juga

BKSDA Kalteng dan OFI Lepasliarkan Orangutan Setarung di Suaka Margasatwa Lamandau

Namun, tidak semua burung berhasil diselamatkan selama proses pengangkutan ilegal tersebut.

Sebanyak 166 ekor burung dilaporkan mati, meliputi 57 ekor kolibri, 97 ekor kacer, serta seluruh 12 ekor burung kapas tembak.

Sementara itu, sebanyak 390 ekor burung yang masih bertahan hidup langsung dievakuasi dan dilepasliarkan oleh Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi KSDA 2 ke habitat alaminya di kawasan Suaka Margasatwa Lamandau.

Pihak BKSDA Kalteng menegaskan bahwa tempat terbaik bagi satwa liar adalah di alam bebas, bukan dalam kurungan komersial.

Beruang Madu, Ular, hingga Macan Dahan Berkeliaran di IKN
Baca Juga

Beruang Madu, Ular, hingga Macan Dahan Berkeliaran di IKN

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerja keras tim gabungan antarwilayah yang berhasil menyelamatkan dan mengembalikan hak hidup satwa-satwa tersebut.

(roska)