Tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kalimantan Tengah bersama Orangutan Foundation International (OFI) mengevakuasi dan melepasliarkan empat individu orangutan yang terdampak kebakaran hutan ke Suaka Margasatwa Lamandau, Senin (5/10/2026).
Keempat satwa dilindungi tersebut sebelumnya ditemukan berada di sekitar permukiman warga di Desa Behaur, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan.
Mereka terpaksa turun dan meninggalkan habitat alaminya akibat kawasan hutan yang terbakar pada Minggu (4/10/2026).
Sebelum dilepasliarkan ke alam liar, keempat primata ini dievakuasi menuju Orangutan Care Center and Quarantine (OCCQ).
Di fasilitas tersebut, tim melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, pengambilan sampel laboratorium, dan penanganan medis untuk memastikan mereka layak dikembalikan ke hutan.
Keempat individu orangutan yang diselamatkan ini terdiri dari Arga (jantan, 18 tahun, 56 kg), Indri (betina, 15 tahun, 33 kg), Icin (betina, 30 tahun, 33 kg), dan Indah (betina, 5 tahun, 5,6 kg).
Setelah dinyatakan sehat, tim gabungan mentranslokasikan keempatnya ke Feeding Site 2, Camp Siswoyo di kawasan Suaka Margasatwa Lamandau.
Terdapat momen menarik usai pintu kandang dibuka di lokasi pelepasan, di mana Arga dan Indri terpantau langsung melakukan perkawinan di sekitar area feeding site.
Sementara itu, orangutan muda bernama Indah langsung menghampiri dan berlindung pada induknya, Icin.
Pelepasliaran ini menjadi harapan baru bagi pelestarian satwa endemik tersebut agar dapat kembali hidup aman, berkembang biak, dan menjaga regenerasi populasi orangutan di hutan Kalimantan.
(Dayank Ana Sebalu)