Operasi pengeboman air (water bombing) yang dilancarkan tim gabungan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), BNPB, dan TNI Angkatan Udara menekan sebaran titik api dan kepulan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan IKN, Sabtu, (5/9/2026).
Operasi pemadaman jalur udara tersebut dilaksanakan sebanyak dua sorti penerbangan menggunakan armada helikopter Caracal H225M yang bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Dhomber, Balikpapan.
Penyiraman udara dilakukan sebanyak 10 kali pelepasan air, dengan rincian sorti pertama menyasar kawasan Bukit Tengkorak, disusul sorti kedua di Jalan Nasional Balikpapan–Samarinda KM 47 sebanyak lima kali, ruas Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) KM 49–53 sebanyak empat kali, serta kawasan Wonotirto sebanyak satu kali.
Pasokan air pemadaman diserap langsung dari sejumlah kantong air terdekat, termasuk Danau Merdeka dan ceruk bekas galian tambang di sekitar lintasan terbang.


