Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi dengan melontarkan kolom abu vulkanik setinggi kurang lebih 500 meter di atas puncak, Minggu, (6/9/2026).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat peristiwa letusan tersebut terjadi pada pukul 21.37 WITA.
Aktivitas vulkanik ini terekam jelas pada instrumen seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 40 milimeter serta durasi gempa letusan sekitar 32 detik.
Merespons peningkatan aktivitas vulkanik tersebut, PVMBG merilis sejumlah poin rekomendasi keselamatan bagi masyarakat dan otoritas setempat:

