Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Budaya

Khidmat dan Megah, Prosesi Bepelas VII dan Ketayongan Tutup Rangkaian Erau Adat Kutai 2026

Roska Putra
Roska Putra
Rabu, 30 September 2026 · 13:551 menit baca
Khidmat dan Megah, Prosesi Bepelas VII dan Ketayongan Tutup Rangkaian Erau Adat Kutai 2026
Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI H.M. Aji Sultan Muhammad Arifin memimpin prosesi sakral Bepelas Malam VII Erau 2026. (Dok. prokom.kukarkab.go.id)

Puncak perhelatan Festival Budaya Erau Adat Kutai 2026 berlangsung khidmat dan megah melalui pelaksanaan prosesi sakral Bepelas Malam Ketujuh di Halaman Keraton / Museum Mulawarman, Tenggarong, Minggu malam (27/9/2026).

Malam penutupan festival budaya tahunan ini ditandai dengan dua agenda utama yang sarat akan makna kultural, yakni Prosesi Ketayongan dan Penganugerahan Gelar Adat Kesultanan.

Ritual puncak tersebut dipimpin langsung oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, H.M. Aji Sultan Muhammad Arifin, didampingi Permaisuri Aji Ratu Sekar Asih serta jajaran kerabat kesultanan.

Dalam prosesi Ketayongan, Sultan menginjakkan kaki di atas batu mintar pelabuhan dengan diiringi tarian sakral dan lantunan doa.

Erau Adat Kutai 2026 Masuk Karisma Event Nusantara, Hetifah Dorong Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
Baca Juga

Erau Adat Kutai 2026 Masuk Karisma Event Nusantara, Hetifah Dorong Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Usai jamuan malam, rangkaian acara dilanjutkan dengan pementasan Tari Topeng Kemindu di Setinggil serta penganugerahan Gelar Adat Kesultanan.

Penghargaan adat ini diberikan kepada para pejabat, kerabat, tokoh masyarakat, hingga warga yang dinilai berkontribusi besar dalam menjaga, melestarikan, dan memajukan marwah adat budaya Kutai Kartanegara.

Malam puncak Bepelas VII dihadiri oleh Staf Ahli Kebudayaan Kementerian RI sebagai bentuk pengakuan nasional terhadap kelestarian Erau.

Turut hadir Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama istri Hj. Sarifah Suraidah, Bupati Kutai Kartanegara dr. Aulia Rahman Basri bersama Ketua TP PKK Andi Deecha Pravidhia, serta jajaran Forkopimda.

Sakit Hati Foto Dijadikan Stiker WhatsApp, Pria di Kukar Nekat Bakar Kantor Diskominfo
Baca Juga

Sakit Hati Foto Dijadikan Stiker WhatsApp, Pria di Kukar Nekat Bakar Kantor Diskominfo

Rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2026 yang dihelat sejak 20 September tersebut ditutup secara penuh melalui prosesi Merebahkan Pinang Ayu dan Ziarah Makam pada Senin (28/9/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-244 Kota Tenggarong.

(roska)