Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Budaya

Gandeng Sultan Pontianak, Gubernur Kalbar Ria Norsan Lepas Pawai Budaya Melayu Borneo

Hendrawan
Hendrawan
Minggu, 25 Oktober 2026 · 21:271 menit baca
Gandeng Sultan Pontianak, Gubernur Kalbar Ria Norsan Lepas Pawai Budaya Melayu Borneo
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan (tengah) dan Sultan Pontianak IX Syarif Melvin Alkadrie saat melepas peserta jalan santai Pawai Budaya Melayu Borneo peringatan HUT Kota Pontianak ke-255 di Jalan Diponegoro, Minggu (25/10/2026). (Dok. HO/TNP)

Ribuan warga memadati kawasan Jalan Diponegoro, Pontianak, untuk mengikuti kegiatan jalan santai dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Kota Pontianak ke-255, Minggu pagi (25/10/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh panitia Pawai Budaya Melayu Borneo ini dilepas secara langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dengan didampingi Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan serta Sultan Pontianak IX Syarif Machmud Melvin Alkadrie.

Dalam sambutannya di hadapan massa yang hadir, Gubernur Kalbar menyampaikan ucapan selamat atas peringatan hari jadi ibu kota provinsi tersebut.

“Pertama saya ucapkan selamat Hari Jadi Kota Pontianak yang ke-255. Semoga Kota Pontianak semakin berseri, semakin indah, dan semakin masyarakatnya sejahtera,” ujar Ria Norsan.

Pawai Melayu Borneo dan Pontianak Creative Festival Resmi Dibuka di Jalan Diponegoro
Baca Juga

Pawai Melayu Borneo dan Pontianak Creative Festival Resmi Dibuka di Jalan Diponegoro

Ria Norsan mengapresiasi panitia penyelenggara karena dinilai berhasil menjadikan momentum pelestarian budaya ini sebagai wadah pemersatu masyarakat Melayu di Kalimantan Barat.

“Karena kalau kita bersatu, insyaallah kita akan kuat. Mari Bapak-Ibu sekalian, dengan budaya ini kita pererat tali silaturahim dan kita tingkatkan persatuan dan kesatuan di antara Melayu di seluruh Kalimantan Barat,” kata Ria Norsan.

Kemeriahan acara jalan santai ini turut disemarakkan dengan pembagian berbagai doorprize menarik bagi peserta yang beruntung, termasuk hadiah utama berupa paket perjalanan umrah.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Kalbar.

(Hendra)