Kam, 18/06/26 · 17.05.31
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Aksi Saling Dorong di Tugu Digulis Pontianak, Massa Mahasiswa Protes Ban Aksi Disita Aparat

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 18 Juni 2026 · 21:572 menit baca
Aksi Saling Dorong di Tugu Digulis Pontianak, Massa Mahasiswa Protes Ban Aksi Disita Aparat
Unjuk rasa ratusan mahasiswa di Bundaran Tugu Digulis Pontianak diwarnai aksi saling dorong dengan polisi. Kapolresta Adhe Hariadi sebut penyitaan ban sebagai langkah preventif. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Ketegangan mewarnai unjuk rasa mahasiswa di Bundaran Tugu Digulis Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, Kalimantan Barat, pada Kamis (18/6/2026) sore. Gesekan fisik berupa aksi saling dorong dan tarik-menarik tidak terhindarkan setelah aparat kepolisian menyita secara paksa ban mobil yang dibawa oleh massa aksi.

Insiden bermula saat sejumlah mahasiswa membawa seonggok ban ke tengah kerumunan demonstran. Melihat hal tersebut, Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak langsung bergerak menerobos barisan massa untuk merebut ban tersebut demi mengantisipasi aksi pembakaran.

Langkah taktis petugas mendapat perlawanan sengit. Mahasiswa yang tidak terima propertinya diambil langsung menghadang dan mengepung petugas. Situasi di lokasi sempat memanas ketika kedua belah pihak terlibat adu fisik saling tarik dan dorong dalam durasi beberapa menit.

Aliansi Reformasi Kalbar Gelar Aksi Massa di Tugu Digulis Besok, Soroti Empat Klaster Isu Krusial
Baca Juga

Aliansi Reformasi Kalbar Gelar Aksi Massa di Tugu Digulis Besok, Soroti Empat Klaster Isu Krusial

Akibat gesekan keras dan aksi tarik-menarik ban yang berlangsung sengit tersebut, salah seorang mahasiswa yang berada di barisan depan dilaporkan mengalami luka robek pada bagian jari tangannya hingga mengeluarkan darah akibat tergores material keras.

Massa mengecam tindakan ofensif kepolisian karena menilai ban tersebut belum akan dibakar, melainkan hanya digunakan sebagai bagian dari teatrikal demonstrasi.

“Kami tidak membakarnya sekarang. Kenapa diambil? Itu simbol semangat kami yang membara,” teriak salah seorang mahasiswa di tengah riuhnya kepungan massa, sembari beberapa rekan lainnya bergegas memberikan pertolongan pertama pada jari korban yang terluka.

Sinergi Lintas Sektor di Pontianak Menuai Apresiasi Komunitas Relawan
Baca Juga

Sinergi Lintas Sektor di Pontianak Menuai Apresiasi Komunitas Relawan

Penjelasan Pihak Kepolisian
Merespons ketegangan serta insiden tarik-menarik ban yang berujung pada cedera salah satu massa aksi, Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pontianak Endang Tri Purwanto menegaskan bahwa tindakan anggotanya di lapangan merupakan langkah preventif yang terukur demi memastikan keamanan ruang publik.

“Oh itu merupakan usaha kami yaa tentunya kita jaga fasilitas umum jangan sampai merusak fasilitas umum yang tentunya dapat mengganggu masyarakat,” ujar Kapolresta Pontianak, Tri saat memberikan keterangan resmi terkait ketegangan yang terjadi di lapangan.

Kericuhan yang lebih luas berhasil dihindari setelah sejumlah koordinator lapangan (korlap) aksi bersama perwira pengaman lainnya turun tangan untuk menenangkan situasi. Kendati ban tersebut akhirnya tetap disita dan dibawa menjauh oleh petugas, massa mahasiswa memilih menahan diri dan kembali merapatkan barisan.

Setelah situasi mereda, ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi tersebut melanjutkan agenda mimbar bebas dengan pengawalan ketat aparat. Dalam aksi ini, mereka menyuarakan rapor merah perekonomian, lonjakan harga bahan pokok, kritik terhadap praktik KKN, hingga tuntutan penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

(Hendrawan)